Show simple item record

dc.contributor.authorSari, Riski Suci Maya
dc.contributor.authorIsmansyah
dc.contributor.authorWahyuni, Tri
dc.date.accessioned2020-11-11T09:16:54Z
dc.date.available2020-11-11T09:16:54Z
dc.date.issued2016-08-04
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1759
dc.description.abstractLatar Belakang : Berdasarkan fenomena itu peneliti melakukan studi pendahuluan di Oishi Pujasera Pramuka Samarinda. Peneliti melakukan wawancara terhadap 4 orang wanita merokok dan 4 orang wanita tidak merokok didaerah itu pada tanggal 12 November 2015. Dari hasil wawancara yang didapatkan pada 4 orang wanita merokok, 2 orang mengatakan menstruasinya tidak teratur kadang-kadang 2 bulan sekali bahkan bisa sampai 3 bulan tidak menstruasi, 1 orang lagi mengatakan hal yang sama kadang-kadang mentruasinya tidak teratur bisa bulan ini menstruasi kemudian 2 bulan lagi baru menstruasi, Tapi ada juga 1 orang yang mengatakan bahwa menstruasinya lancar seperti biasa tetapi pada saat menstruasi selalu nyeri. Dan hasil wawancara yang didapatkan pada 4 orang wanita yang tidak merokok yaitu, 3 orang mengatakan tidak ada gangguan pada saat mentruasi, setiap bulan teratur dan tidak merasakan nyeri pada saat menstruasi. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi pada wanita merokok dan wanita tidak merokok di Oishi Pujasera Pramuka Samarinda. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dengan responden sebanyak 56, menggunakan uji statistik yang digunakan adalah uji dua sampel berkolerasi atau paired t-test Hasil : Dari 56 responden rata-rata siklus menstruasi wanita merokok adalah 23 hari per satu bulan. Sedangkan rata-rata siklus menstruasi wanita tidak merokok adalah 20-21 hari per satu bulan. Rata-rata siklus menstruasi paling pendek 15 hari per satu bulan. Hasil uji levene test untuk homogenitas sama dengan bahasan di atas, yaitu homogen Nilai t-hitung 2,447. Nilai sig (2-tailed) atau p value sebesar 0,018 di mana lebih kecil dari kemaknaan (α) sebesar 0.05. Karena p value < 0,05 maka terdapat perbedaan bermakna secara statistik atau signifikan pada probabilitas 0,05. Kesimpulan : Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pada keteraturan siklus menstruasi antara wanita perokok (aktif dan pasif) dengan wanita bukan perokok, serta merokok (aktif dan pasif) merupakan faktor risiko terjadinya ketidakteraturan siklus menstruasi.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Samarindaid_ID
dc.subjectSiklus menstruasiid_ID
dc.subjectWanita merokokid_ID
dc.subjectWanita tidak merokokid_ID
dc.titlePerbedaan Siklus Menstruasi pada Wanita Merokok dan Wanita Tidak Merokok di Oishi Pujasera Pramuka Samarindaid_ID
dc.title.alternativeThe Differences of Menstrual Cycle in Smoker Women and non Smoker Women in Oishi Pujasera Pramuka Samarindaid_ID
dc.typeSkripsiid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record