Show simple item record

dc.contributor.authorAnggraini, Eka Noviana
dc.contributor.authorWijayanti, Tri
dc.date.accessioned2021-09-21T01:08:46Z
dc.date.available2021-09-21T01:08:46Z
dc.date.issued2020-06-25
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1959
dc.description.abstractLatar belakang. Menurut Data yang dirilis World Health Organization (WHO) ada sekitar 40% penyebab mortalitas ibu di negara berkembang ada kaitannya dengan anemia pada masa kehamilan. Anemia pada masa kehamilan adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada negara berkembang dengan tingkat presentase tinggi pada masa kehamilan. Total penderita anemia atau kurangnya sel darah merah pada ibu di masa kehamilannya di negara Indonesia mencapai presentase 70%. Didapatkan dari data riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, presentase anemia atau kurangnya sel darah merah ibu pada masa kehamilan di Indonesia sebesar 37,1%. Di Kota Samarinda sepanjang Tahun 2011, dari seluruh puskesmas yang ada di samarinda di peroleh dari data sebanyak 25% ibu hamil yang mengalami anemia dengan hb yang kurang dari 11 gr%. Angka mortalitas Ibu di kota Samarinda pada tahun 2015 ada sebanyak 76 per 100.000 kelahiran hidup yang mana ada peningkatan yang berarti dibanding dengan AKI pada tahun 2014 yakni 50 per 100.000 kelahiran hidup. Jumlah ibu hamil yang berkunjung ke puskesmas kota Samarinda sebanyak 19.910. (Profil Kesehatan Kota Samarinda Tahun 2015). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Trauma Center Samarinda berdasarkan wawancara dengan ibu hamil yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Trauma Center didapatkan 8 ibu pada masa kehamilan yang sedang melakukan kunjungan ada sebanyak 4 ibu hamil yang mengalami anemia atau HB<11 mg/dl. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dan menganalisa hubungan antara frekuensi ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Metode. Desain dari penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik murni atau survey yang artinya adalah pemaparan ataupun penggambaran dari sesuatu hal, misalnya suatu keadaan, suatu kondisi, suatu situasi, suatu peristiwa, suatu kegiatan, dan lain sebaganya. Pengambilan sampel pada proses penelitian ini menggunakan kuesioner dan data demografi berdasarkan buku KIA. Hasil penelitian dan kesimpulan hubungan frekuensi anc dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Trauma Center Samarinda tidak ada hubungan yang signifikan antara frekuensi ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectFrekuensi ANCid_ID
dc.subjectAnemiaid_ID
dc.titleHubungan Frekuensi ANC dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di PUSKESMAS Trauma Center Samarindaid_ID
dc.title.alternativeRelationship Frequency ANC with the Incidence of Anemia in Pregnant Women in PUSKESMAS Trauma Center Samarindaid_ID
dc.typeSkripsiid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record