Show simple item record

dc.contributor.authorNovita, Vina
dc.contributor.authorAstuti, Zulmah
dc.date.accessioned2022-03-01T03:33:44Z
dc.date.available2022-03-01T03:33:44Z
dc.date.issued2021-06-25
dc.identifier.citationAgostoni, P., Mapelli, M., Conte, E., Baggiano, A., Assanelli, E., Apostolo, A., Alimento, M., Berna, G., Guglielmo, M., Muratori, M., Susini, F., Palermo, P., Pezzuto, B., Salvioni, E., Sudati, A., Vignati, C., & Merlino, L. (2020). Cardiac patient care during a pandemic: how to reorganise a heart failure unit at the time of COVID19. European journal of preventive cardiology, 27(11), 1127–1132. https://doi.org/10.1177/2047487320925632 Atmojo, J. T., Arradini, D., Ernawati, E., Widiyanto, A., & Darmayanti, A. T. (2020). Cardiopulmonary Resuscitation in the Covid-19 Pandemic Era. Jurnal Keperawatan, 12(3), 355-362. Baldi, E., Sechi, G. M., Mare, C., Canevari, F., Brancaglione, A., Primi, R., Klersy, C., Palo, A., Contri, E., Ronchi, V., Beretta, G., Reali, F., Parogni, P., Facchin, F., Bua, D., Rizzi, U., Bussi, D., Ruggeri, S., Oltrona Visconti, L., Savastano, S., … Lombardia CARe Researchers (2020). Out-of-Hospital Cardiac Arrest during the Covid-19 Outbreak in Italy. The New England journal of medicine, 383(5), 496– 498. https://doi.org/10.1056/NEJMc2010418 Darwati, L. E., & Setianingsih, S. (2020). Peningkatan Pengetahuan Orang Awam tentang Penanganan Out of Hospital Cardiac Arrest melalui Aplikasi Resusitasi Jantung Paru pada Smartphone. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(1), 97-102. Fatmawati, A., Mawaddah, N., Sari, I. P., & Mujiadi, M. (2020). PENINGKATAN PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA KONDISI HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT DAN RESUSITASI JANTUNG PARU KEPADA SISWA SMA. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(6), 1176-1184. Gerc, V., Masic, I., Salihefendic, N., & Zildzic, M. (2020). Cardiovascular Diseases (CVDs) in COVID-19 Pandemic Era. Materia socio-medica, 32(2), 158–164. https://doi.org/10.5455/msm.2020.32.158-164 Lakkireddy, D. R., Chung, M. K., Gopinathannair, R., Patton, K. K., Gluckman, T. J., Turagam, M., ... & Russo, A. M. (2020). Guidance for cardiac electrophysiology during the COVID-19 pandemic from the Heart Rhythm Society COVID-19 Task Force; electrophysiology section of the American College of Cardiology; and the Electrocardiography and Arrhythmias Committee of the Council on Clinical Cardiology, American Heart Association. Circulation, 141(21), e823-e831. Leong, Y. C., Cheskes, S., Drennan, I. R., Buick, J. E., Latchmansingh, R. G., & Verbeek, P. R. (2020). Clinical considerations for out-of-hospital cardiac arrest management during COVID-19. Resuscitation plus, 4, 100027. MARPAUNG, E. W. B. H. DINAMIKA MORTALITAS DALAM KEJADIAN LUAR BIASA: STUDI KASUS PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) TAHUN 2020. Usman, U., Budi, S., & Sari, D. N. A. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Kesehatan Tentang Pencegahan Covid-19 Di Indonesia. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(2), 258-264. Yuniadi, Y. (2017). Mengatasi Aritmia, Mencegah Kematian Mendadak. eJournal Kedokteran Indonesia, 5(3), 46-139.id_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/2144
dc.description.abstractLatar Belakang : Resusitasi jantung paru-paru atau CPR adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti jantung. Berkaitan dengan COVID-19 jalur penularan melalui droplet yang mengandung virus ataupun melalui aliran udara (aerosol) yang menjadi jalur utama penyebab penyebaran virus dan memiliki resiko penularan yang tinggi disaat masa pandemi covid-19, sangat penting untuk kita sebagai tenaga medis dan semua masyarakat bagaimana caranya kita menangani penyebaran sumber infeksi. Tujuan : Di ketahuinya Gambaran Pertolonga Henti Jantung Diluar Rumah Sakit Pada Masa Pandemi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode literature review yang berarti menganalisis beberapa jurnal penelitian. Hasil penelitian : Dari hasil review 10 jurnal membuktikan bahwa adanya perbedaan pada saat melakukan pertolongan henti jantung di luar rumah sakit pada saat sebelum dan saat pandemi covid19. Yang membedakan sebelum ABC (Airway-Breathing-Circulation) telah dilakukan perubahan urutannya menjadi CAB, ventilasi mulut ke mulut sekarang sudah tidak di lakukan karena covid-19 ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan, yaitu, 1.) Kompresi dada dengan defibrilasi dengan AED (bila perlu). 2.) Kompresi dada dengan instrumen kompresi-dekompresi perut aktif (perangkat) dan AED (bila perlu). Khususnya untuk seseorang yang sudah terlatih dalam melakukan instrumen kompresi-dekompresi perut aktif dan bisa dapat menggunakan tindakan ini untuk membangun pernapasan perut untuk menggantikan pernapasan dada, sampai tim kesehatan yang lebih berkompeten datangan.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectDiluar Rumah Sakitid_ID
dc.subjectPenanganan Henti Jantungid_ID
dc.subjectCOVID-19id_ID
dc.subjectPandemiid_ID
dc.titleGambaran Pertolongan Henti Jantung di Luar Rumah Sakit pada Masa Pandemi : Literature Reviewid_ID
dc.title.alternativePicture of Cardiac Arrest Help Outside The Hospital During a Pandemi : Literature Reviewid_ID
dc.typeOtherid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record