Show simple item record

dc.contributor.authorAmir, Faisol
dc.contributor.authorMuflihah, Ulfatul
dc.date.accessioned2022-03-21T01:20:13Z
dc.date.available2022-03-21T01:20:13Z
dc.date.issued2020-08-07
dc.identifier.citationAndarmoyo, S. 2013. Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Ar-Ruzz, Yogyakarta. Barker & Ellen. 2012. Neuroscience Nursing A, Spectrum of Care. Second Edition. St.Louis Missouri: Mosby-Year Book, Inc. Black, M. J., & Hawks, H.J. 2014. Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8. Elsevier. Jakarta. Brunner & Suddarth. 2016. Keperawatan Medikal Bedah Edisi 12. Jakarta : ECG. Busch, Volker. 2018. The Effect of Deep and Slow Breathing on Pain Perception, Autonomic Activity, and Mood Processing—An Experimental Study. Pain Medicine. Chalaye, P. 2020. Respiratory Effects on Experimental Heat Pain and Cardiac Activity. Pain Medicine. Chiappedi, M. 2016. Psychological Therapy in Adolescents with Chronic Daily Headache. Curr Pain Headache Rep. Deem, S. 2016. Management of acute Nursing Clinical Management Throuh the Nursing Prosses. Philadelphia: F.A Davis Company. Denise, M.L. 2017. Sympathetic Storning After Severe Traumatic Brain Injury Critical Care. Nurse Journal. Djalil, Rahmat H, Anwar W, Adi Fahrudin. 2016. Perbandingan Efektivitas Kombinasi Latihan Slow Deep Breathing dan Terapi Musik Dengan Latihan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri Kepala Akut Pada Klien Cedera Kepala Ringan. Jurnal Program Magister Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Downwy, L.V. 2012. The Effects of Deep Breathing Training on Pain Management in The Emergency. Departement. Southern Medical Journal,(102) 688-692. Elsi, Mariza, Dyah Y, Muhsinin. 2017. Studi Comparasi Terapi Slow Deep Breathing dan Guided Imagery Relaksasi Dalam Menurunkan Skala Nyeri Pasien Cedera Kepala Ringan Pasca Pemberian Analgetik di IGD. Jurnal Iptek Terapan. Galuh. 2016. Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Femur Di Rumah Sakit Karima Utama Surakarta. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No. 1. Hickey, V.J. 2013. The Clinical Practice of Neurological and Neurosurgical Nursing, 4 edition. Philadelpia: Lippincot Williams & Walkins. Judha, Sudarti, Fauziah, 2012. Teori Pengukuran Nyeri Dan Persalinan. Jogjakarta: Nuha Medika. Larsson, B., & Jane, C. 2014. Relaxation Treatment of Adolescent Headache Sufferers:Results Froma School Based Replication Series, diakses tanggal 18desember.2014http://web.ebscohost.com/ehost/detail?vid=5&hid=111&sid=76de80e5-5527-4f6d,. LeJueune, M., & Tamara, H. 2012. Caring for Patients With Increased Intracranial Pressure. Jurnal Nursing, 32; ProQuest Nursing. Kumar, M. A. 2013. Traumatic Brain Injury. Neurotical Care Society Practice. Madikians, A., & Giza, C.C. 2016. A Clinician’s Guide to the Pathophysiology of Traumatic Brain Injury. Indian Journal of Neurotrauma, 5 (1), 9-17. Mangoenprasodjo, S. S., & Hidayati, S. N. 2015. Terapi alternatif dan gaya hidup sehat. Yogyakarta: Pradipta Publishing. Martini, F. 2016. Fundamentals of Anatomy & Physiology. Seventh Edition, Pearson, Benjamin Cummings. Mawarni, Tri, Yati Afianti, Yuliani Budiarti. 2020. Efek Terapi Kombinasi Slow Deep Breathing dan Massage Terhadap Intensitas Nyeri Kepala Akut Cedera Kepala Ringan. Jurnal Nursing Army Vol 1 NO. 2. Morgan, M. 2016. Patients’ experiences of a behavioural intervention for migraine headache: a qualitative study. The Journal of Headache and Pain. Nuurdoni. 2019. Pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan skala nyeri pasien cidera kepala ringan di IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong. Skripsi. Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong. Perdossi. 2010. Diagnostik dan Penatalaksanaan Nyeri Kepala, Simposium Konsensus Nasional III, Kelompok Studi Nyeri Kepala. Surabaya : Airlangga University Press. Potter, P.A. & Perry, A.G. 2009. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Edisi Keempat. Jakarta: EGC. Prabowo, H. & Regina, H.S. 2017. Tritmen meta musik untuk menurunkan stres. http://repository.gunadarma.ac.id. Rayyes, R.M., & Wall, A. 2016. Deep breathing. htt:www.psychsan diego.org/downloads/DeeepBreathing.pdf Retnasari, Yuni, Mellia Silvy Irdianti. 2019. Asuhan Keperawatan Pasien Cedera Kepala Ringan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman dan Nyaman : Nyeri di IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Program Studi D3 Keperawatan STIKes Kusuma Husada Surakarta. Riskesdas. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta. Robbins, M.D. and T. Gokani, M.D. 2016. How to Utilize Relaxation (or Biofeedback) Techniques for Headaches, Nervousness, or Insomnia. www.headachedrugs.com Satmoko, Beny Susilo, Anita Istiningtyas, Rufaida Nur Fitriana. 2015. Pengaruh Latihan Slow Deep Breathing Terhadap Nyeri Akut Pada Pasien Cedera Kepala Ringan di IGD RSUD Pandan Arang Boyolali. Jurnal Program Studi S-1 Keperawatan Stikes Kusuma Husada Surakarta. Sjahrir, H. 2014. Mekanisme Terjadinya Nyeri Kepala Primer dan Prospek Pengobatannya, USU digital liberary. Smeltzer, Suzanne C. dan Bare, Brenda G. 2013. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth, Alih bahasa oleh Agung Waluyo (dkk). EGC. Jakarta. Sudjito. 2018. Analisis Praktek Keperawatan Pada Pasien Acute Coronary Syndrome Dengan Intervensi Inovasi Terapi Slow Stroke Back Massage Dan Inhalasi Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Skala Nyeri Dada Di Ruang ICCU RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018. KIAN UMKT. Samarinda. Tarwoto. 2011. Pengaruh Latihan Slow Deep Breathing intensitas nyeri kepala akut pada pasien cedera kepala ringan. Tesis. Universitas Indonesia. Jerath, R., Edry, J.W., Barnes, V.A., Jerath, V. 2016. Physiology of long pranayamic breathing : Neural respiratory elements may provide a mechanism that explains how slow deep breathing shifts the autonomic nervous system, Medical Hypothesis University of Pittsburgh Medical Centre. 2003. Slow Deep Breathing Technique, http://www.upmc.com/HealthAtoZ/patienteducation/S/Pages/deepbreathing(smokingcessation).aspx Velkumary, G.K.P.S., & Madanmohan. 2014. Effect of Short-term Practice of Breathing Exercise on Autonomic Function in Normal Human Volunteers. Indian Journal Respiration, (120), 115-121. World Health Oragisation (WHO). 2013. Cedera Kepala Ringan. New York Wijayasakti, R. 2019. Glasgow Coma Scale (GCS) dengan Keluhan Nyeri Kepala Pasca Trauma pada Pasien Cedera Kepala di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.id_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/2188
dc.description.abstractCidera kepala ringan adanya trauma pada kepala dengan GCS: 14-15 (sadar penuh) tidak kehilangan kesadaran, mengeluh pusing dan nyeri akut, hematoma, dan laserasi. Salah satu gejala dari peningkatan tekanan intrakranial saat cedera kepala ringan adalah adanya nyeri kepala. Skala nyeri pada pasien cidera kepala ringan dapat dilakukan dengan terapi non farmakologik seperti slow deep breathing. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan nyeri pada cedera kepala ringan yang di rawat di ruang Instalasi Gawat Darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review. Kriteria inklusi meliputi populasi yaitu pasien cedera kepala ringan yang di rawat di ruang Instalasi Gawat Darurat, intervensi yaitu slow deep breathing, outcomes yaitu penurunan nyeri pada cedera kepala ringan, desain yaitu quasy eksperimental, randomized control trial, systematic review, tahun publikasi di atas 2015 dan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Studi literature pada jurnal penelitian ditemukan seluruhnya ada pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan nyeri pada cedera kepala ringan yang di rawat di ruang Instalasi Gawat Darurat. Mekanisme latihan slow deep breathing dalam menurunkan skala nyeri akut pada pasien cedera kepala ringan sangat terkait dengan pemenuhan kebutuhan oksigen pada otak melalui peningkatan suplai dan dengan menurunkan kebutuhan oksigen otak. Latihan slow deep breathing merupakan tindakan yang dapat meningkatkan suplai oksigen dan menurunkan kebutuhan oksigen otak, sehingga terjadi keseimbangan oksigen otak. Slow deep breathing merupakan tindakan yang disadari untuk mengatur pernapasan secara dalam dan lambat. Napas dalam lambat dapat menstimulasi respons saraf otonom melalui pengeluaran neurotransmitter endorphin yang berefek pada penurunan respons saraf simpatis dan peningkatkan respons parasimpatis.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectSlow Deep Breathingid_ID
dc.subjectCedera Kepala Ringanid_ID
dc.titlePengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri pada Cedera Kepala Ringan yang dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (Literature Review)id_ID
dc.title.alternativeEffect of Slow Deep Breathing on Pain Decrease in Light Head Injuries That are Maintained in The Emergency Installation Room (Literature Review)id_ID
dc.typeOtherid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record