Show simple item record

dc.contributor.authorHerlindra Alawiyah, Nur
dc.date.accessioned2023-03-30T06:38:39Z
dc.date.available2023-03-30T06:38:39Z
dc.date.issued2022-06-15
dc.identifier.citationAgero, A. L., & Verallo-Rowell, V. M. (2004). A randomized double-blind controlled trial comparing extra virgin coconut oil with mineral oil as a moisturizer for mild to moderate xerosis. Dermatitis, 15(3), 109-116. Aisyah, S. (2018). Hubungan pemakaian diapers dengan kejadian ruam popok pada bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Midpro, 8(1), 8. Annisa Rahayu Pramesti, A., & Nurhayati, T. (2021). Asuhan Kebidanan Pada Bayi M Usia 2 Bulan Dengan Diaper rash Di Pmb R Kota Bogor (Doctoral dissertation, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung). Cahyati, D., Idriansari, A., & Kusumaningrum, A. (2017). Pengaruh virgin coconut oil terhadap ruam popok pada bayi. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 2(1), 57-63. Evangelista, M. T. P., Abad‐Casintahan, F., & Lopez‐Villafuerte, L. (2014). The effect of topical virgin coconut oil on SCORAD index, transepidermal water loss, and skin capacitance in mild to moderate pediatric atopic dermatitis: a randomized, double‐blind, clinical trial. International journal of dermatology, 53(1), 100-108. Firmansyah, F., Asnaniar, W. O. S., & Sudarman, S. (2019). Pengaruh pemberian virgin coconut oil (VCO) terhadap ruam popok pada bayi. Celebes Health Journal, 1(1), 31-39. Frasillia, C., & Romantika, I. W. (2021). Pengaruh Pemberian Virgin coconut oil Terhadap Kejadian Ruam Popok. Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes, 2(03), 42-48. Irfanti, R. T., Betaubun, A. I., Arrochman, F., Fiqri, A., Rinandari, U., Anggraeni, R., & Ellistasari, E. Y. (2020). Diaper Dermatitis. Cermin Dunia Kedokteran, 47(5), 50-55. Karouw, S., & Santoso, B. (2018). Minyak Kelapa Sebagai Sumber Asam Lemak Rantai Medium. Prosiding Konferensi Nasional Kelapa VIII, 73– 78. Kim, S., Jang, J. E., Kim, J., Lee, Y. I., Lee, D. W., Song, S. Y., & Lee, J. H. (2017). Enhanced barrier functions and anti-inflammatory effect of cultured coconut extract on human skin. Food and chemical toxicology, 106, 367-375. Korać, R. R., & Khambholja, K. M. (2011). Potential of herbs in skin protection from ultraviolet radiation. Pharmacognosy reviews, 5(10), 164. Lin, T. K., Zhong, L., & Santiago, J. L. (2017). Anti-inflammatory and skin barrier repair effects of topical application of some plant oils. International journal of molecular sciences, 19(1), 70. Maftukhah, A. (2018). Pengaruh Perawatan Perianal Dengan Minyak Kelapa Terhadap Pencegahan Terjadinya Gangguan Integritas Jaringan Kulit Perianal Pada Bayi Diare. Jurnal AKP, 4(2), 55–61. Meliyana, E. (2018). Pengaruh Pemberian Coconut Oil Terhadap Kejadian Ruam Popok Pada Bayi. Citra Delima: Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung, 2(1), 71-80. Naimah, A. (2019). Hubungan Pemakaian Popok Sekali Pakai Pada Balita (Usia 0–3 Tahun) Dengan Terjadinya Dermatitis Alergi Popok Di Purwoharjo Banyuwangi. The Indonesian Journal Of Health Science, 11(2), 167-176. Nevin, K. G., & Rajamohan, T. (2010). Effect of topical application of virgin coconut oil on skin components and antioxidant status during dermal wound healing in young rats. Skin pharmacology and physiology, 23(6), 290-297 Nikmah, A., Sariati, Y., & Hastuti, N. A. R. (2021). Perbedaan Efektivitas Pemberian Minyak Zaitun (Olive oil) dengan Virgin coconut oil (VCO) terhadap Penyembuhan Ruam Popok pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pandanwangi Malang. Journal of Issues in Midwifery, 5(3), 121-128. Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015). Aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis & NANDA. Oyi, A. R., Onaolapo, J. A., & Obi, R. C. (2010). Formulation and antimicrobial studies of coconut (Cocos nucifera Linne) oil. Research Journal of Applied Sciences, Engineering and Technology, 2(2), 133-137. PPNI, T. P. S. D. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. PPNI, T. P. S. D. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. PPNI, T. P. S. D. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Rakhmawati, D. (2016). Penggunaan VCO (Virgin coconut oil) Sebagai Pengobatan Ruam Popok Pada Bayi S Umur 10 Bulan Di BPM Aning Frianti P. Jati Jajar Kebumen (Doctoral dissertation, Stikes Muhammadiyah Gombong). Sahle, F. F., Gebre-Mariam, T., Dobner, B., Wohlrab, J., & Neubert, R. H. (2015). Skin diseases associated with the depletion of stratum corneum lipids and stratum corneum lipid substitution therapy. Skin pharmacology and physiology, 28(1), 42-55. Setianingsih, Y. A., & Hasanah, I. (2017). Pengaruh Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Penyembuhan Ruam Popok Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Desa Sukobanah Kabupaten Sampang Madura. Infokes, 7(02), 22-27. Sudarti dan Fauziah. A. (2018). Asuhan Kebidanan Neonatus Risiko Tinggi dan Kegawatan. Yogyakarta : Nuha Medika. Hal 4 Usu, S. Q. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Neonatus Dengan Bblsr Dan Hiperbilirubin Di Ruang Cut Nya’dien (Perinatologi) Rsud Kanjuruhan Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang). Vala, G.S. dan Kapadiya, P.K. (2014). Medicinal Benefits of Coconut Oil, International Journal of Life Sciences Research. District-Bhavnagar (Gujarat), (2) : p.124-126 Yuriati, P., & Noviandani, R. (2017). Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dan Tindakan Pencegahan Dengan Kejadian Diaper Rush (Ruam Popok) Di Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Tahun 2017. Jurnal Cakrawala Kesehatan, VIII(1), 39–47.id_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/3075
dc.description.abstractBayi mempunyai kulit yang sensitif terhadap keadaan yang ada dilingkungannya. Keadaan kulit anak yang tipis menyebabkan anak lebih rentan terhadap iritasi, peradangan, serta alergi. Permasalahan yang kerap terjadi pada bayi serta anak merupakan diaper rash (ruam popok). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melaksanakan analisa pada kasus kelolaan dengan memakai virgin coconut oil (VCO) terhadap diaper rash pada anak. Hasil Pada 3 hari berturut-turut diberikan intervensi virgin coconut oil (VCO) pada daerah yang terdapat diaper rash dapat dilihat bahwa terjadi perubahan derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F. Pada hari pertama derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F dalam derajat 1 yaitu derajat ringan. Kemudian pada hari kedua derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F masih dalam derajat 1 tetapi ada perubahan warna kulit yang awalnya kemerahan yaitu memudar. Pada hari ketiga derajat diaper rash yang dialami By.Ny.F dalam derajat 0 yaitu terdapat penurunan yang artinya kulit By.Ny.F yang awalnya terdapat kemerahan menjadi tidak terdapat kemerahan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu analisis menunjukkan adanya perubahan yang signifikan atau perubahan yang baik pada hasil observasi dengan menggunakan virgin coconut oil (VCO) terhadap diaper rash pada bayi.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectBerat Bayi Lahir Sangat Rendahid_ID
dc.subjectDiaper Rashid_ID
dc.subjectVirgin Coconut Oil (VCO)id_ID
dc.titleAnalisis Praktik Klinik Keperawatan Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap Diaper rash pada Bayi di Ruang Neonatal Intensive Care Unit RSUD Taman Husada Bontang Tahun 2022id_ID
dc.title.alternativeAnalysis of Nursing Clinical Practices Giving Virgin coconut oil (VCO) to Diaper rash in Babies in the Neonatal Intensive Care Unit at Taman Husada Bontang Hospital in 2022id_ID
dc.typeOtherid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record