Show simple item record

dc.contributor.authorSulaiman, Sulaiman
dc.contributor.authorHerlina, Nunung
dc.date.accessioned2019-02-20T06:14:29Z
dc.date.available2019-02-20T06:14:29Z
dc.date.issued2018-08-06
dc.identifier.citationAbas F,R. (2015) Faktor Yang Mempengaruhi Minat Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Buko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Universitas negri Gorontalo http://kim.ung.ac.id/index.php/KIMFIKK/article/view/11325 Andarmayo, S. (2012). Keperawatan Keluarga: Konsep Teori, Proses dan Praktek Keperawatan. Yogjakarta: Graha Ilmu. Arfan dan Sunarti. (2017). Faktor Frekuensi Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia Di Kecamatan Pontianak Timur. Jurnal Vokasi Kesehatan, Vol, 3 No.2 Oktober 2017. Pontianak file:///E:/SKRIPSI/ref%20jurnal/faktor%20frekuensi%20kunjungan%20lansia%20ke%20posyandu.pdf Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta. Aryatiningsih. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu lansia di kota baru. Jurnal An-Nada Vol 1 No 2. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/214-435-1-SM(1).pdf Badan Pusat Statistik RI. (2015). Data Peningkatan Usia Harapan Hidup di Indonesia. Badan Pusat Statistik RI. http://istmat.info/files/uploads/47409/statistical_yearbook_of_indonesia_2015.pdf Besse. (2014). Hubungan Antara Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Lansia dengan Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di Puskesmas Pembantu Desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.Skripsi tidak dipublikasikan. Samarinda. STIKES Muhammadiyah. Budiman. (2015). Buku Ajar Isu Tatanan Kesehatan Masyarakat. Bandung. Refika Aditama. Dahlan. S. (2014). Buku Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta. Epidomologi Indonesia. Dinas Sosial Kalimantan Timur. (2017). Data Jumlah Penduduk Kalimantan Timur. Dinas Sosial Kalimantan Timur. Fahrun, dkk. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia ke posyandu lansia. Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya. Gustinarwati, Ilyas, dan Manurung.(2016). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Lansia ke Posyandu. Jurnal Keperawatan, Vol XII, No.2, Oktober 2016 Lampung. file:///E:/SKRIPSI/ref%20jurnal/dukungan%20keluarga%20dgn%20kunjunga.pdf Hasan, dkk. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka. KemenKes RI. (2015). Data Tentang Jumlah penduduk di Indonesia. KemenKes RI. http://www.depkes.go.id/folder/view/01/structure-publikasi-data-pusat-data-dan-informasi.html Latifah. (2016). Hubungan Akses Ke Posyandu, Dukungan Keluarga, Dan Keluhan Fisik Dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Kegiatan Posyandu Puspasari Abadi V Di Ginilan Kartasura. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/NASKAH%2520PUBLIKASI.pdf Maryam. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta. Salemba Medika. Meijer, E. (2009). Social Support as a Mediator Between Depressive. Diperoleh tanggal 25 juni 2018 dari www.nursinglibrary.org/. Nina. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lansia Dalam Mengikuti Kegiatan Posyandu Di Desa Plumbon Kecamatan MojolabanSukoharjo.file:///C:/Users/ASUS/Downloads/Naskah_Publikasi_Deal.pdf Ningsih R, dkk. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Lansia Mengunjungi Posyandu Lansia. JOM PSIK vol 1 no 2 Oktober 2014 Universitas Riau. Notoatmodjo,S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta . (2011). Kesehatan Mayarakat. Jakarta. Rineka Cipta. Nugroho. (2009). Komunikasi Dalam Keperawatan Gerontik. Jakarta. EGC. Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta. Salemba Medika. Padila. (2013). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Yogyakarta. Nuha Medika. Pertiwi.(2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Frekuensi Kehadiran Lanjut Usia di Posyandu Lansia. Jurnal Bidan Prada Vol 4, No.1.Boyolali file:///E:/SKRIPSI/ref%20jurnal/faktor%20frekuensi%20kehadiran%20lansia%20di%20osyandu%20lansia.pdf Rianto. (2011). Aplikasi Metodelogi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta. Nuha Medika. Riskesdas, Kementrian Kesehatan. (2007). Gambaran Aksesibilitas Sarana Pelayanan Kesehatan di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Analisis Data Riskesdas. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/6109-12620-1-SM(1).pdf . (2013). Tentang penyakit lanjut usia terbanyak. Riskesdas. http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.UUD RI. file:///C:/Users/ASUS/AppData/Local/Temp/Undang-Undang-tahun-1998-13-98.pdf Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung. Alfabeta. Sulaiman. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu. Jurnal ilmiah Research Sains Vol.2 No.2.file:///C:/Users/ASUS/Downloads/FAKTOR-faktor-yang-berhubungan-dengan pemanfaatan-posyandu-lansia-di-wilayah-kerja-desa-sukaraya-kecamatan-pancur-batu(1).pdf Sumedi. (2016) Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta. Andi Offset. Sunaryo, Wijayanti, Kuhu, Widayanti, Sukrillah, Riyadi, dan Kuswati (2016). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta. Andi Offset. Sundari, S dan Mentari, P. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Lansia dalam Posyandu Lansia. Akademi Kebidanan Ummi Khasanah, Jl. Pemuda Gandekan Bantul 2014. Wasis. (2008). Pedoman Riset Praktis Untuk Profesi Perawat. Jakarta. EGC. Wawan,A dan Dewi,M.(2011).Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta. Nuha Medika. Wibowo,A. (2014). Metodologi Penelitian Praktis. Jakarta. Raja Grafindo Persada.id_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/934
dc.description.abstractLatar belakang : Posyandu lansia merupakan Pos Pelayanan Terpadu terhadap Lansia di tingkat desa/kelurahan dalam wilayah kerja masing-masing Puskesmas. Posyandu lansia Anggur merupakan salah satu Posyandu lansia yang terletak di Kecamatan Anggana yang memiliki kunjungan lansia ke Posyandu lansia yang lebih rendah dari Posyandu lansia yang ada di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan jarak dengan kunjungan lansia ke Posyandu lansia Anggur Handil Terusan Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode penelitian : Pendekatan cross sectional dengan 32 sampel lansia dengan menggunkan total sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian : Pengetahuan dengan kunjungan lansia dengan hasil menggunakan uji fisher exact dikarenakan syarat uji Chi Square tidak terpenuhi, diperoleh nilai sig 0,032 < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan. Variabel dukungan keluarga dengan kunjungan lansia dengan hasil menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai sig 0,031 < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan. Variabel jarak dengan kunjungan lansia dengan hasil menggunakan uji fisher exact diperoleh nilai sig 0,047 < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan. Kesimpulan : Terdapat hubungan pada pengetahuan, dukungan keluarga dan jarak rumah dengan kunjungan lansia ke Posyandu lansia Anggur Handil Terusan Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectPengetahuanid_ID
dc.subjectDukungan Keluargaid_ID
dc.subjectJarakid_ID
dc.subjectKunjunganid_ID
dc.subjectLansiaid_ID
dc.titleHubungan antara Pengetahuan, Dukungan Keluarga dan Jarak Terhadap Kunjungan Lansia ke POSYANDU Lansia Anggur Handil Terusan Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegaraid_ID
dc.title.alternativeCorrelation of Knowledge, Family support and Distance with elderly’s visit to Elderly Integrated Service Post of Anggur Handil Terusan Village of Anggana District of Kutai Kartanegara Regency 2018id_ID
dc.typeSkripsiid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record