<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1698">
<title>S2 Final Project</title>
<link>https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1698</link>
<description>Thesis</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1707"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-22T06:53:36Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1707">
<title>Slow Stroke Back Massage Terhadap Penurunan Depresi pada Penderita Pascastrokeiskemik di PUSKESMAS Kartasura Sukoharjo</title>
<link>https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1707</link>
<description>Slow Stroke Back Massage Terhadap Penurunan Depresi pada Penderita Pascastrokeiskemik di PUSKESMAS Kartasura Sukoharjo
Wibowo, Thomas Ari
Latar Belakang: Depresi pascastroke merupakan faktor utama yang dapat&#13;
menghambat penyembuhan fungsi neurologi dan aktivitas harian pada pasien stroke&#13;
dan berhubungan dengan peningkatan mortalitas. Depresi sendiri merupakan&#13;
gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood,&#13;
kehilangan minat terhadap sesuatu, perasaan bersalah, gangguan tidur, gangguan&#13;
nafsu makan, kehilangan energi, dan penurunan konsentrasi. Tujuan penelitian ini&#13;
adalah untuk mengetahui pengaruh Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap&#13;
penurunan depresi pada penderita pascastroke iskemik.&#13;
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan&#13;
metode pretest posttest with control group design. Responden dalam penelitian ini&#13;
adalah penderita pascastroke iskemik sebanyak 72 orang yang diambil dengan teknik&#13;
simple random sampling dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi&#13;
dengan SSBM dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan&#13;
kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI II) yang diberikan pada kelompok&#13;
intervensi dan kelompok kontrol. Pada kedua kelompok diawali pre test dan setelah&#13;
intervensi selesai dilakukan post test. Data dianalisis menggunakan uji statistik yaitu&#13;
Paired t-test dan Mann Whitney test dengan signifikansi p&lt;0,05.&#13;
Hasil: Analisis Paired t-test menunjukkan bahwa terjadi perbedaan tingkat depresi&#13;
antara pre dan post pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,000 dengan nilai t&#13;
hitung (t=12.97) sedangkan pada kelompok kontrol juga terdapat perbedaan tingkat&#13;
depresi antara pre dan post dengan nilai p=0,00 dengan nilai t hitung (t=4.511). Hasil&#13;
analisis Mann Whitney test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok&#13;
intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value = 0,000 (&lt;0,05) dan nilai Z-6348&lt;-&#13;
1.96.&#13;
Kesimpulan dan Saran: Intervensi SSBM efektif terhadap penurunan depresi pada&#13;
penderita pasca stroke iskemik. SSBM merupakan terapi non farmakologi yang&#13;
direkomendasikan diberikan pada penderita depresi pasca stroke karenat efek&#13;
samping yang ditimbulkan tidak ada atau minim resiko jika dibandingkan dengan&#13;
terapi farmakologi
</description>
<dc:date>2015-12-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
