DSpace Repository

Analisis Praktik Klinik Keperawatan pada Pasien Asma Bronkhial dengan Bersihan Jalan Nafas di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda Tahun2015

Show simple item record

dc.contributor.author Nurhayati, Nurhayati
dc.contributor.author Dirdjo, Maridi M.
dc.date.accessioned 2019-03-26T07:31:42Z
dc.date.available 2019-03-26T07:31:42Z
dc.date.issued 2015-02-17
dc.identifier.citation Astmha and Allergy Foundation of Amerika, 2010. Astmha and Figures. Landover: Australian Institute of health and welfare. Available from: http://www.aafa.org/display.cfm?id=9&sub=42#(Accessed at 21 februari 2015). Asih dan Effendy, (2003). Keperawatan Medikal Bedah : klien dengan gangguan System pernafasan. Penerbit Buku kedokteran EGC, Jakarta. Ayres Jon, (2003), Asma. Dian Rakyat, jakarta Alsagaff & Mukkty Abdul (2006) “ Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru” Brunner & Suddart (2002) “Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah”Jakarta : AGC Surabaya:Airlangga University Airlangga Press. Crocket, Antony, 1997. Penanganan Asma Dalam Keperawatan Primer. Jakarta: Hipokrates Depkes RI Nomor : 1023/Menkes/SK/XI/2008, (2009). Pedoman Pengendalian Penyakit Asma. Departemen Kesehatan RI, Jakarta. Dianiati, dkk (2010). Jurnal Respiratori Indonesia http://Jurnalrespirologi.org/jurnal/Maret%20VOL_30%202015.pdf Diaskes tanggal 1 maret 2015. Donges, Marilynn, E. (2002). Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3. Jakarta: EGC. http://id.wikipedia.org/wiki/Medicafarma-Asma Brokiale 2008. http://www.jurnal.unimus.sac.id. Diakses tanggal Gangguan system pernafasan Edisi 2. Jakart: Salemba Medika. Junaidi, I. 2006. Alergi dan Asma. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populler, Gramedia Jakarta. Kaplan, H. I., Sadock, B. J., Grebb, J. 2003 Allergic rhinitis. In: GLORIA Global Resources in allergy rhinitis and allergic con jungtivitis, Resive Guidelinea, Milwaukee, USA, P12. Muttaqin, Arif. (2008). Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernafasan Jakarta: Salemba Medika Mukty dan Alsagaff, (2006). Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru. Penerbit Airlangga University Press, Surabaya. Risnawaty, N. (2011). Penyakit Asma , kontrol teratur , cegah kekambuhan Purnamadyawati, “Nebulizer Work Shop II” : TITAFI XV & KONAS VIII, Hal 4-20, Semarang, 2000. Potter, Perry. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik, Edisi 4, Volume 2. Jakarta: EGC Potter, Perry. (2009). Fundamental of Nursing (Fundamental Keperawatan) Buku 1, Edisi 7. Jakarta: Salemba Medika. Prasetyo, Sigit Nian. (2010). Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Graha Ilmu Price, Sylvia A. (2006). Patofiisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Volume 1 Edisi 6. Jakarta: EGC http://journals.unpad.ac.id/index.php/ejournal/article/view/851. Diakses tanggal Sundaru, H, 2001, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, edisi III Gaya baru Jakarta, Somantri, Irman 2009. Asuhan Keperawatan Pada Klien Gangguan pernafasan Edisi 2, Jakarta: Salemba Medika Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medical-Bedah Brunner-Sudarth. Jakarta: EGC Tambayong, Jan. 2000. Patoisiologi untuk Keperawatan. Jakarta:EGC Tamsuri, Anas. (2006). Konsep & Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC Ramaiah, S. 2006. Asma mengetahui penyebab, gejala, dan cara Penanggulanannya. Bhuana Ilmu Populer, Gramedia. Jakarta Rab, Tabrani, 1996 Ilmu Penyakit Paru. JakartaHipokrates. World Health Organisation (WHO), 2010. Asmha: New York: World Health Organisation. Oemioyati dan Alwi, (2009). Pengaruh Faktor LingkunganTerhadap Penyakit Asma di Indonesia. Jurnal Penyakit tidak menular Indonesia. Vol.1.1.2009.http: isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/11091218_2085-6784.pdf. Diaskes tanggal 21 februari 2015 id_ID
dc.identifier.uri https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1133
dc.description.abstract Asma Bronkhial adalah penmyakit jalan nafas obstruktif interminen, reversible dimana trakea dan bronkial berespon dalam secara hiperaktif terhadap stimuli tertent. Asmha bronkhial itu sendiri disebabkan oleh alergi, infeksi saluran nafas yang disebabkan oleh virus, perubahan cuaca dan kegiatan yang berlebihan. Dari beberapa pasien yang saya temui di IGD yang mengalami asma pasien mengeluhkan sesak, batuk dan nyeri tetapi masalah yang paling menonjol yang saya temui adalah sesak dikarenakan berlebihnya jumlah sputum. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menganalisis intervensi bersihan jalan nafas dengan batuk efektif pada pasien asma di instalasi gawat darurat Abdul Wahab Syahranie. Hasil analisa menunjukkan bahwa dengan batuk efektif dapat mengeluarkan dahak / sputum yang berlebihan sehingga dapat membebaskaan jalan nafas klien. id_ID
dc.language.iso id id_ID
dc.publisher Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur id_ID
dc.subject Batuk efektif id_ID
dc.subject Asma bronkhial id_ID
dc.subject Bersihan jalan nafas id_ID
dc.title Analisis Praktik Klinik Keperawatan pada Pasien Asma Bronkhial dengan Bersihan Jalan Nafas di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda Tahun2015 id_ID
dc.title.alternative Analysis of Nursing Clinical Practice in Patiens with Bronchial Astmha Airway Clearance in Space Instalation of Emergency Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2015 id_ID
dc.type Other id_ID


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account