Abstract:
Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan sindroma klinis akibat adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, baik bersifat intermitten maupun menetap akibatrupturnya plak atherosklerosis. Hal tersebut menimbulkan ketidakseimbangan suplai dan kebutuhan oksigen miokard. Manifestasi klinis dari Acute Coronary Syndrome (ACS) adalah adanya nyeri dada yang khas, perubahan EKG, dan peningkatan enzim jantung. Manajemen nyeri dapat dilakukan dengan farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu manajemen nyeri non-farmakologi adalah teknik distraksi murottal Al-Qur’an. Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini bertujuan untuk menganalisis intervensi manajemen nyeri non-farmakologi melalui teknik distraksi mendengarkan murrotal Al-Qur’an pada masalah nyeri. Hasil analisis menunjukkan ada terjadi penurunan nyeri dari nyeri sedang (skala nyeri 4-6) menjadi nyeri ringan (skala nyeri 1-3) dan menjadi tidak nyeri lagi. Perawat sebagai edukator dapat memberikan informasi dan pendidikan kesehatan pada pasien dengan Acute Coronary Syndrome (ACS) ST Elevation Myocard Infarct (STEMI) Anteroseptal berupa metode penurunan nyeri dengan teknik distraksi mendengarkan murottal Al-Qur’an.