Abstract:
Rumah Sakit menghasilkan limbah cair yang didominasi amonia tinggi. Limbah cair yang mengandung amonia bersifat korosif dan dapat menimbulkan iritasi. IPAL RSUD Abdul Wahab Sjahranie merupakan IPAL konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah pengukuran amonia, DO, pH, suhu dan perhitungan efektivitas IPAL dalam menurunkan amonia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan observasi lapangan dan analisis laboratoriun dan pengukuran langsung di lapangan. Hasil analisis dicocokan dengan standard dari PERDA Kaltim No.2 Tahun 2011. Kandungan amonia pada inlet IPAL sebesar 15,17 mg/L dan pada outlet sebesar 0,017 mg/L. Efektivitas IPAL dalam penurunan amonia mencapai 99,88%. Kandungan ammonia, DO, pH dan suhu di outlet IPAL RSUD. Abdul Wahab Sjahranie masih memenuhi standar