DSpace Repository

Hubungan Kadar Debu dan Status Gizi dengan Kapasitas Paru pada Pekerja Penyapu Jalan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda

Show simple item record

dc.contributor.author Ariani, Desi Ratni
dc.contributor.author Susanti, Rahmi
dc.contributor.author Isworo, Yannie
dc.date.accessioned 2018-05-30T09:23:33Z
dc.date.available 2018-05-30T09:23:33Z
dc.date.issued 2015-08-24
dc.identifier.citation Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Samarinda. (2013). Buku Saku Peraturan-Peraturan BK3 Samarinda. Hasty, K.K. (2011). Hubungan Lingkungan Tempat Kerja dan Karakteristik Pekerja Terhadap Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Pekerja Bagian Plant PT. Sibelco Lautan Minerals Jakarta. Skripsi, tidak dipublikasikan, Jakarta, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Hidayatullah, Indonesia. Indah, W.I. (2011). Pengaruh Paparan Debu Kapas Terhadap Kapasitas Fungsi Paru Pekerja di Perusahaan Kasur Kapuk X Sukoharjo. Skripsi, tidak dipublikasikan, Surakarta, Universitas Sebelas Maret, Indonesia. Kuswendi. (2014). Hubungan Kadar Debu, Kebiasaan Merokok, dan Penggunaan Masker dengan Kapasitas Paru pada Pekerja Unit Pengantongan Semen di Kecamatan Palaran. Skripsi, tidak dipublikasikan, Samarinda, Stikes Muhammadiyah Samarinda, Indonesia. Meita, A.C. (2012). Hubungan Paparan Debu dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja Penyapu Pasar Johar Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1, (2), 654-662. Mengkidi, Dorce. (2006). Gangguan Fungsi Paru dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pada Karyawan PT. Semen Tonasa Pangkep Sulawesi Selatan. Tesis, tidak dipublikasikan, Semarang, Universitas Diponegoro, Indonesia. Nelly, dkk. (2013). Hubungan Antara Kadar Debu Batubara Total dan Terhirup serta Karakteristik Individu dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja di Lokasi Coal Yard PLTU X Jepara. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2, (2). Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Putra, N.D. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kapasitas Vital Paru Pada Pekerja Bengkel Las di Kelurahan Cirendeu. Skripsi, tidak dipublikasikan, Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Indonesia. Prasetyo, D.R. (2010). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kapasitas Vital Paru Pada Pekerja Bengkel Las di Pisangan Ciputat. Skripsi, tidak dipublikasikan, Jakarta, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Indonesia. Ristianingrum, dkk. (2010). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Tes Fungsi Paru. Mandala of Health, 4, 2. Riyanto, A. (2011). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika. Suma’mur P.K., (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto. id_ID
dc.identifier.uri https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/508
dc.description.abstract Pendahuluan : Tenaga kerja sebagai sumber daya manusia, perlu mendapatkan perhatian khusus, baik keselamatan maupun kesehatan kerjanya. Perlindungan tenaga kerja perlu diterapkan karena berhubungan kesehatan tenaga kerja. Risiko bahaya yang dihadapi oleh tenaga kerja adalah bahaya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, akibat dari berbagai macam faktor yaitu tenaga kerja dan lingkungan kerja. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar debu dan status gizi dengan kapasitas paru pada pekerja penyapu jalan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda. Metode : Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 responden. Pengukuran kadar debu menggunakan High Volume Air Sampler, pengukuran status gizi menggunakan Timbangan Berat Badan dan Meteran Tinggi Badan, dan pengukuran kapasitas paru menggunakan Spirometer. Penelitian ini menggunakan uji statistik Koefisien Kontingensi C. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian kadar debu menunjukkan nilai signifikasi 0,937 > 0,05, sedangkan status gizi menunjukkan nilai signifikasi 0,434 > 0,05. Kesimpulan : Dengan demikian dapat disimpulkan tidak ada hubungan kadar debu dengan kapasitas paru dan tidak ada hubunngan status gizi dengan kapasitas paru pada pekerja penyapu jalan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda. id_ID
dc.language.iso id id_ID
dc.publisher Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur id_ID
dc.subject Kadar debu id_ID
dc.subject Status gizi id_ID
dc.subject Kapasitas paru id_ID
dc.title Hubungan Kadar Debu dan Status Gizi dengan Kapasitas Paru pada Pekerja Penyapu Jalan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda id_ID
dc.title.alternative The Correlation between Dust Level and Nutrition Status with Lung Capacities of the Street Sweepers Employed by the Office of Sanitation and Gardening Samarinda Municipality id_ID
dc.type Skripsi id_ID


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account