DSpace Repository

Perbedaan Nilai Kalor Briket Canckang Kelapa Sawit terhadap Lama Penyimpanan di PT. Bisma Dharma Kencana Kalimantan Tengah

Show simple item record

dc.contributor.author Susilowati, Fitri
dc.contributor.author Isworo, Yannie
dc.date.accessioned 2018-07-19T03:03:45Z
dc.date.available 2018-07-19T03:03:45Z
dc.date.issued 2015-07-07
dc.identifier.citation Anonim, 1996, Standardisasi Nasional Indonesia 01-1682-1996. Arang Tempurung Kelapa, Dewan Standardisasi Nasional, Jakarta, Hal 1-30. Bank Bumi Daya, 1998, Minyak Kepala Sawit Plam Oil, Penelitian dan Pengenbangan Jakarta, Hal 20- 26. Budi, E, 2011, Tinjauan Proses Pembentukan dan Penggunaan arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar, Jurusan Fisika FMIPA UNJ, Jakarta Eddy dan Budi, 1990, Teknik Pembakaran Dasar dan Bahan Bakar, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri ITS, Surabaya, Hal 1- 5. Ismu,1998, Membuat Briket Bioarang. Kanisius : Yogyakarta, Hal 20- 25. Kurniatai Erlly, 2008, Jurnal Pemanfaatan Cangkang Sawit Sebagai Arang Aktif Jurusan Teknik Kimia UPN Veteran , Jawa Timur,Hal 20-35. Mulia Arganda, 2007, Pemanfaatan Tandan Kosong dan cangkang Kalapa sawit Sebagai Briket Arang, Jurusan Teknik Kimia.UMSU, Medan. 20-30. Ndraha, N, 2009 , Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa dan Serbuk Kayu terhadap Mutu yang Dihasilkan. UMSU, Medan. Hal 21-29. Nurhayati, 1976, Nilai Kalori Beberapa Jenis Kayu di Indonesia dan Hubunganya dengan Berat Jenis. Laporan Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, No.169, Bogor. Pahan, 2007, Panduan Lengkap Kelapa sawit. Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya, Jakarta, Hal 22-35. Porwanto Djoko, 2001, Jurnal Arang Dari Limbah Tempurung Kelapa Sawit. Peneliti pada Balai Riset dan Standardisasi Industri, Banjar Baru, Hal 1-15. PPKS, 2005, Peningkatan Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit Melalui Pemupukan dan Pemanfaatan Limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Dalam PertemuanTeknis Kelapa Sawit 19-20 April 2005, Medan, Hal 15-28. Sabri , Luknis dan Susanto Priyono.H, 2014, Statistik Kesehatan, Rajawali Pers, Jakarta, Hal 93 -100. Sa’id, E.G, 1996, Penanganan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit. Trubus Agriwidya. Bogor. Salim, Agus, 1995, Pengaruh Ukuran Arang dan Persentase Perekat dalam Pembuatan Briket Arang Kombinasi Limbah Tandan kosong Kelapa Sawit dengan Arang Cangkang Kelapa Sawit, Teknologi Pertanian, UNHAS, Ujung Pandang. Sudrajat, 1982, Produksi Arang dan Briket Arang Serta Prospek Pengusahaannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Departemen Pertanian. Bogor,Hal 15-20. Sundari Diah Wijayanti, 2009, Karaktristik Briket Arang Dari Serbuk Gergaji Dengan Penambahan Arang Cangkang Sawit. Falkutas Pertanian, UMSU. Sumatra Utara, Hal 1-30. Tim Penyusun, 2012. Panduan Karya Tulis Ilmiah Prodi D III Kesehatan Lingkungan. STIKES Muhamadiyah Samarnda, Samarinda, Hal 1-18. Wilasita, R. Purwaningsih,2011, Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Dan Tempurung Kelapa Menjadi Briket Sebagai Sumber Energi Alternatif Dengan Proses Karbonisasi Dan Non Karbonisasi, Jurnal Penelitian Sains, Surabaya. Hal 1-17. id_ID
dc.identifier.uri https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/537
dc.description.abstract Pemanfatan cangkang kelapa sawit di PT.BDK belum maksimal sebenarnya cangkang kelapa sawit dapat digunakan sebagai briket dan arang aktif untuk meningkatkan perekonomian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nilai kalor pada briket arang cangkang sawit dengan lama penyimpanan. Penelitian adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen) . Populasi dalam penelitian ini adalah limbah padat di PT.BDK dan Sampel penelitian cangkang kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukan nilai kalor pada minggu pertama mengalami penurunan yaitu dari 5.290,63 cal/gr menjadi 5.288,28 cal/gr karena di pegaruhi kontak udara yang lama pada saat penujian. Pada minggu kedua nilai kalor menjadi 5.971,69 cal/gr meningkat karena disimpan lebih lama dan kadar air rendah sehingga nilainya naik. Kesimpulan Hasil sig 0,225 > 0,05 Ho diterima tidak ada perbedaan antara nilai kalor dan lama penyimpanan. Saranpeneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian lama simpan daya tahan briket dengan waktu bulanan atau tahunan serta menguji kadar air dan kerapatan briket. id_ID
dc.language.iso id id_ID
dc.publisher Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur id_ID
dc.subject Cangkang kelapa sawit id_ID
dc.subject Briket id_ID
dc.subject Nilai kalor id_ID
dc.title Perbedaan Nilai Kalor Briket Canckang Kelapa Sawit terhadap Lama Penyimpanan di PT. Bisma Dharma Kencana Kalimantan Tengah id_ID
dc.title.alternative The Defference Calorific Values Briquettes Shelles of Plam Oil for Long Storage in PT.Bisma Dharma Kencana Center Kalimantan id_ID
dc.type Skripsi id_ID


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account