DSpace Repository

Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Publik (Non Intensif) Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

Show simple item record

dc.contributor.author Sawitri, Eka
dc.contributor.author Dirdjo, Maridi Marsan
dc.date.accessioned 2018-09-25T14:57:13Z
dc.date.available 2018-09-25T14:57:13Z
dc.date.issued 2018-08-03
dc.identifier.uri https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/570
dc.description.abstract Latar Belakang : Budaya organisasi menjadi ciri khas dari organisasi. Hal ini berhubungan dengan acuan atau pedoman dalam kaitannya dengan kinerja perawat. Berdasarkan studi pendahuluan budaya organisasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie pe menunjukkan 55 (84,%) perawat merasa kerja di ruang perawatan tidak dapat membuat perawat kreatif dan inovatif 59 (90,7%) perawat merasa kebiasaan kerja tidak perlu cermat dan detail. Kemudian studi pendahuluan kinerja perawat menunjukkan 35 (53,9%) perawat merasa kolaborasi perawat dengan perawat atau profesi lain belum terjalin dengan baik dan terdapat 27 (42,%) perawat merasa kerapkali terjadi miskomunikasi antara perawat dengan perawat atau profesi lain. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan kinerja perawat di instalasi rawat inap public (non intensif) RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode : Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan Cross Sectional. Sampel pada penelitian yaitu perawat di instalasi rawat inap public (non intensif) RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda yaitu berjumlah 189 responden. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar usia responden antara 23-27 tahun sebanyak 88 responden (46,6%), jenis kelamin perempuan sebanyak 105 responden (55,6%), lulusan Ners sebanyak 94 responden (49,7%) dan masa kerja 1-3 tahun sebanyak 76 responden (40,2%). Untuk budaya organisasi dengan kinerja perawat yaitu nilai signifikansi < α, yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima dan nilai Pearson Correlation yaitu 0,291 yang berarti terjadi korelasi yang rendah. Kesimpulan : Ada hubungan antara budaya organisasi denngan kinerja perawat di instalasi rawat inap publik (non intensif) RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Saran : Penelitian yang sama dapat dilakukan di unit – unit lain dari rumah sakit yang sama untuk membandingkan hasil yang diperoleh. id_ID
dc.language.iso id id_ID
dc.publisher Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur id_ID
dc.subject Budaya Organisasi id_ID
dc.subject Kinerja Perawat id_ID
dc.title Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Publik (Non Intensif) Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda id_ID
dc.title.alternative The Relationship of Organizational Culture with Performance of Nurses in Installation of Public Patient (Non Intensive) Regional Public Hospital Abdul Wahab Sjahranie Samarinda id_ID
dc.type Skripsi id_ID


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account