DSpace Repository

Hubungan Status Emosional dengan Tingkat Nyeri pada Pasien Sindroma Dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda Tahun 2015

Show simple item record

dc.contributor.author Meilandani, Fasry Triyana
dc.contributor.author Dirdjo, Maridi M.
dc.contributor.author Taharuddin, Taharuddin
dc.date.accessioned 2019-02-01T06:10:10Z
dc.date.available 2019-02-01T06:10:10Z
dc.date.issued 2015-07-11
dc.identifier.citation Akil, H.A.M., (2009). Tukak Duodenum. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M. K., Setiadi S, (editor). Edisi V. Jakarta. FKUI. InternaPublishing. Arikunto, (2010) Prosedur Penelitian. Jakarta. PT Rineka Cipta. Asmadi, (2008) Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta. Salemba medika. (http://books.google.co.id/books?id=IJ3P1qiHKMYC&pg=PA145&dq=Definisi+nyeri&hl=id&sa=X&ei=zw1sVJTSOYKmgXrroL4AQ&ved=oCBoQ6AEAAA) diakses tanggal 14 November 2014 Budiarto, E., (2005) Biostatistik untuk kedokteran dan kesehatan masyarakat (http://books.google.co.id.rumus%20fisher%20exact%20test) diakses tanggal 20 November 2014 Dariyo, Agus (2004) Psikologi Perkembangan Dewasa Muda (http://books.google.co.do.id/Downloads/Psikologi%20Perkemb%20Dewasa%20Muda%20(CB)%20%20Agus%20Dariyo%20%20Google%20Buku.htm) diakses tanggal 22 Juni 2015 Djojoningrat, D., (2009) Dispepsia Fungsional. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiadi S, (editor). Edisi V. Jakarta. FKUI. InternaPublishing. Harahap, Y., (2007) Karakteristik Penderita Dispepsia Rawat Inap di RS Martha Friska Medan. Diakses tanggal 10 November 2014 di http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/14681/1/1oEoo274.pdf Hariyanto, Nia (2010). Ada Apa Dengan Otak Tengah. Jakarta. GradienMediatama. (http://google.co.id/books?id=ijHDgZnLEwIC&pg=PA19&dq=Hormon+yang+berperan+dalam+emosional&source=bl&ots=M2-9e3q8-N&sig=naMDXitcEcr9p_WzBSeJzPZsvk4&hl=en&sa=X&ved=oCDcQ6AEwCWoVChMIq5LXssDwxgIVZiCmChoopgkm). Diakses tanggal 14 Juli 2015. Hidayat, A.A.A. & Musrifatul, U., (2012) Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia (KDM). Surabaya. Health Book Publishing. Hidayat, A.A.A., (2007) Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta. Salemba Medika. Hirlan, (2009). Gastritis. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiadi S, (editor). Edisi V. Jakarta. FKUI. InternaPublishing. http://m.kompas.com/health/read/2014/06/16/1106311/Ganggang.Laut.Coklat.Atasi.Gangguan.lambung. Diakses tanggal 10 November 2014. http://dennyhendrata.wordpress.com/00707/8/stres-dan-sistem-imun-tubuhsuatu-pendekatan-psikoneuroimunologi. diakses tanggal 14 Juli 2015. Isaacs, A., (2004) Panduan Belajar: Keperawatan Kesehatan Jiwa dan Psikiatrik. Jakarta. EGC. Julius, (2009). Tumor Gaster. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiadi S, (editor). Edisi V. Jakarta. FKUI. InternaPublishing. Livibond S. H & Livibond, P.f. (1995). Penilaian manual untuk depresi, kecemasan, stress (DASS). University of Melbourne (2012). Diperoleh pada tanggal 10 November 2014 di http://www2.psy.unsw.edu.au/groups/dass/over.html Muttaqin, A., (2008) Buku Ajar Keperawatan dengan Gangguan Sistem Persyarafan. Jakarta. Salemba Medika. (http://books.google.co.id/books?id8UIIJRjz95AC&pg=PA532&dq=Penatalaksanaan+nyeri+non+farmakologi&hl=id&sa=X&eiYQdsVPnmEOPGmwWY14CoDw&ved=oCCQQ6AEwAg) diakses tanggal 14 November 2014 Nursalam, (2008) Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan, Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Edisi 1. Jakarta. Salemba Medika. Notoatmodjo, S., (2012) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. PT Rineka Cipta. , (2005) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. PT Rineka Cipta. Priyanta, A., (2008) Endoskopi gastrointestinal. Jakarta. Salemba Medika.(http://books.google.co.id/books?id=iAgY9vp4604C&pq=PA69&lpg=PA69&focus=viewport&dq=Gastritis+erosif&hl=id&output=html_text) diakses tanggal 20 November 2014 Price, S.A & Wilson, L.M.C., (2005) Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Edisi 6. Jakarta. EGC. Qamariah, (2014) Gambaran Aktivitas Fisik, Stres dan Kebiasaan Merokok pada Pasien Dispepsia di Unit Rawat Puskesmas Palaran Samarinda. Skripsi. Rahmiwati, (2010) Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Dispepsia Fungsional dengan Penanggulangan Gangguan Psikosomatik Dispepsia Fungsional di RS DR. M. Djamil Padang. Diakses tanggal 10 November 2014 di http://repository.unand.ac.id/id/eprint/18335 Simadibrata, M.K., Makmun, D., Abdullah, M., Syam, A.F., Fauzi, A., Renaldi, K., Mauleha, H., Utari, A.P., (editor). (2014). Konsensus Nasional: Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori. Jakarta. Perkumpulan Gatroenterologi Indonesia (PGI) & Kelompok Studi Helicobacter pylori Indonesia (KSHPI). Sunaryanto, A., (2009) Penatalaksanaan Kasus Nyeri. Paper. (http://andikunud.files.wordpress.com/2010/08/penatalaksanaan-kasus-nyeri.docx) diakses tanggal 20 November 2014. Stuart, G.W., (2006) Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta. EGC. Senium, Yustinus (2006) Buku Kesehatan Mental 1. Yogyakarta. Kanisius. (http://books.google.co.id/books?id=qCg5hbprEwC&printsec=frontcover&source=gbs_ge_summary_r&cad=o) diakses tanggal 14 Juli 2015. Tarigan, P., (2009). Tukak Gaster. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiadi S, (editor). Edisi V. Jakarta. FKUI. InternaPublishing. Townsend, M.C., (1998) Diagnosa Keperawatan pada Keperawatan Psikiatri. Jakarta. EGC. Wardhana, R., (2011) Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Intensitas Nyeri pada Pasien Gagal Ginjal Kronis pada Saat dilakukan Hemodialisa RSUD A. W. Sjahranie Samarinda. Skripsi. Yosep, I., (2007) Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta. PT Refika Aditama. id_ID
dc.identifier.uri https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/869
dc.description.abstract Latar Belakang: Menurut data KemenKes RI (2012) dispepsia memilki frekuensi kunjungan ke rumah sakit tertinggi ke 6 untuk pasien rawat inap dan tertinggi ke 7 untuk pasien rawat jalan. Gangguan psikis dipercaya dapat menimbulkan sindroma dispepsia karena dapat meningkatkan asam lambung, dismotilitas saluran cerna, inflamasi dan hipersensitif visceral. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status emosional dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda Tahun 2015. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien sindroma dispepsia yang datang ke Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda, sedangkan sampelnya adalah seluruh pasien sindroma dispepsia yang datang ke Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda pada tanggal 23 Februari 2015 sampai 23 April 2015 dengan menggunakan teknik Accidental Sampling sebanyak 43 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data yang terkumpul di analisis dengan teknik distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan Fisher Exact Test dengan α 5%. Hasil Penelitian: 1) Hasil penelitian hubungan antara tingkat depresi dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia menunjukkan p Value 0,393>α 0,05 sehingga Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat depresi dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda. 2) Hasil penelitian hubungan antara tingkat cemas dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia menunjukkan p Value 0,027<α 0,05 sehingga Ho ditolak yang berarti ada hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda. 3) Hasil penelitian hubungan antara tingkat stres dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia menunjukkan hasil nilai p = 0,021<α 0,05 sehingga Ho ditolak yang berarti ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda. 4) Hasil penelitian menunjukkan p Value 0.000 < α=0.05 yang berarti H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara status emosional dengan tingkat nyeri pada pasien sindroma dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda. id_ID
dc.language.iso id id_ID
dc.publisher Universitas Muhammadiyah Kalimanatan Timur id_ID
dc.subject status emosional id_ID
dc.subject tingkat nyeri id_ID
dc.subject sindroma dispepsia id_ID
dc.title Hubungan Status Emosional dengan Tingkat Nyeri pada Pasien Sindroma Dispepsia di Poli Penyakit Dalam Klinik Segiri Medika Samarinda Tahun 2015 id_ID
dc.title.alternative The Relationship Between Emotional Status To The Level Of Pain Of Patients With Dyspepsia Syndrome In The Internist Department Of Klinik Segiri Medika Samarinda 2015 id_ID
dc.type Skripsi id_ID


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account