Abstract:
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realita (halusinasi dan waham), afek yang tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif (tidak mampu berfikir abstrak), mengalami kesukaran aktifitas sehari-hari dan skizofrenia juga merupakan gangguan jiwa kronis yang dialami oleh 1% penduduk.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban keluarga dengan sikap keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah keluarga pasien skizofrenia yang berkunjung ke poliklinik rumah sakit jiwa atma husada mahakam samarinda. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode Purpossive Sampling sebanyak 80 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisa univariat (mean dan distribusi frekuensi) dan teknik analisa bivariat dengan uji korelasi Person Product Moment.
Hasil Penelitian : didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Beban Keluarga Dengan Sikap Keluarga Dalam Merawat Pasien Skizofrenia Di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda.
Kesimpulan : 1) Sebagian besar keluarga yang membawa anggota keluarga berkunjung berobat memiliki beban keluarga sebanyak 47 orang (58,8%). 2) Sebagian besar keluarga yang membawa anggota keluarga berkunjung berobat memiliki sikap tidak baik sebanyak 44 orang (55,5%). 3) Ada hubungan signifikan antara beban keluarga dengan sikap keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda dengan uji hubungan Pearson Product Moment dengan nilai r : 0,758 dan P Value yaitu 0,00 < 0,01.