Show simple item record

dc.contributor.authorPatimah, Nur
dc.contributor.authorDamaiyanti, Mukhripah
dc.date.accessioned2022-02-26T02:00:34Z
dc.date.available2022-02-26T02:00:34Z
dc.date.issued2021-06-26
dc.identifier.citationAngrainy, R., Yanti, P. D., & Oktavia, E. (2020). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Sman 5 Pekanbaru Tahun 2019. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 9(2), 114–120. https://jurnal.stikes-alinsyirah.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/719 Aziz, A. (2013). BAB II Tinjauan Pustaka Hemoglobin. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1969, 4–27. http://repository.ump.ac.id/3810/3/Ahmad H Aziz BAB II.pdf Derviş, B. (2013). Jurnal Keperawatan Jiwa. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. Deviliawati, A. (2020). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi. Jurnal ‘Aisyiyah Medika, 5(2), 111–120. https://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/JAM/article/download/390/317 Doli Tine Donsu, J. (2017). Psikologi Keperawatan. Pustaka Baru, 53(9), 1689–1699. Emmanuel Ansong1, S. K. (2019). Menstrual characteristics, disorders and associated risk factors among female international students in Zhejiang Province,China: a cross-sectional survey. Ansong et al. BMC Women's Health (2019) 19:35 https://doi.org/10.1186/s12905-019-0730-5, 1-10. Fillat, M. T. (2018). No The main body's sense of health is the center of the house and the co-dispersed structure analysis of the health-related indicators in nthe house Title. Fitria. (2013). No Title No Title. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. Keperawatan, Z., Studi, P., Universitas, K., Volume, B., Print, K. I., & Online, I. (2019). 3 1,2,3. 9(2), 74–83. Kusumawardhani, I. (2016). Tinjauan Teori Hipertensi. Keperawatan, 4(2), 2–3. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/239/ Mohebi, S., Parham, M., Sharifirad, G., & Gharlipour, Z. (2018). Social Support and Self ‑ Care Behavior Study. 1–6. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp Paspariny, C. (2017). Tingkat Stres Mempengaruhi Gangguan Siklus Menstruasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 79–82. https://doi.org/10.35952/jik.v6i2.97 Rafique, N., & Al-Sheikh, M. H. (2018). Prevalence of menstrual problems and their association with psychological stress in young female students studying health sciences. Saudi Medical Journal, 39(1), 67–73. https://doi.org/10.15537/smj.2018.1.21438 Rezki, Irmayanti, & Darwin, D. (2019). Tingkat Stres Dengan Gangguan Menstruasi Pada Remaja Putri: Strudi Crossectional. Jurnal Fenomena Kesehatan, 02(01), 243–251. Simamora, D. L. (2016). Hubungan Tingkat Stres Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja SMA Di Lingkungan I Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan di Stikes Imelda Medan Tahun 2014. Jurnal Ilmiah Kebidanan IMELDA, 2(2), 63–67. Siti Muniroh. (2017). HubunganTingkat Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri (Studi Di Asrama III Nusantara Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang). Journal s of Ners Community, 08(01), 1–10. http://journal.aakdelimahusadagresik.ac.id/index.php/JNC/article/viewFile/279/193 Utara, U. S. (2003, Agustus). Pengaruh Tingkat Stres Terhadap Siklus Menstruasi. Universitas Sumatera Utara, 4, 4-16. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/29078id_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/2109
dc.description.abstractLatar Belakang: Periode remaja yaitu masa tingkat tumbuh kembang pada kehidupan seorang diri dimana remaja menjadi priode peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja, yang di tandai dengan perubahan fisik, psikologis, social dan emosional. Kematangan fisik remaja putri di tandai dengan perubahan siklus pada kandungannya untuk persiapan kehamilan. Perubahan siklus kematan gan fisik remaja yaitu menstruasi. Gangguan pada siklus menstruasi di bagi menjadi 3 yaitu: siklus menstruasi pendek (polimenore), siklus mentruasi panjang (oligomenore), dan amenore. Perbedaan siklus ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya yaitu psikologis seperti stres yang menyebabkan gangguan menstruasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan stres terhadap gangguan siklus menstruasi pada remaja putri. Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review yang merupakan jenis penelitian atau kajian literature. Hasil: Berdasarkan dari hasil analisis jurnal didapatkan hasil dari 10 jurnal yang di review membuktikan bahwa 8 jurnal yang menyatakan ada hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri dan 2 jurnal yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan tingkat stres terhadap gangguan siklus menstruasi remaja putri. Kesimpulan : Ada hubungan stres dengan gangguan siklus haid pada remaja putri.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectGangguan Siklus Menstruasiid_ID
dc.subjectRemajaid_ID
dc.subjectTingkat Stresid_ID
dc.titleHubungan Tingkat Stres Terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri : Literature Reviewid_ID
dc.title.alternativeStress Level Relationships Over Menstrual Disorders in Young Women: Literature Reviewid_ID
dc.typeOtherid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record