Hubungan Perubahan Tanda Vital dan Kadar Hematokrit terhadap Resiko Dengue Hemoragic Fever pada Pasien Anak di PUSKESMAS Mangkurawang Tenggarong
Abstract
Latar Belakang: Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Penyakit ini ditunjukkan dengan adanya demam secara tiba-tiba 2-7 hari, disertai sakit kepala berat, sakit pada sendi dan otot ruam merah terang, petechie dan biasanya muncul dulu pada bagian bawah badan menyebar hingga menyelimuti hampir seluruh tubuh.
Tujuan: Untuk mengetahui Adakah hubungan anatara Perubahan Tanda Tanda Vital dan Perubahan Nilai Labolatrium Hematokrit sebagai faktor resiko pada pasien Dengue Hemoragic fever di Puskesmas Mangkuraawang Tenggarong Kutai Kartanegara.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Restrospektif, Retrospektof adalah penelitian berupa pengamatan terhadap peristiwa peristiwa yang telah terjad, Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data pasien DHF anak pada tahun 2017 sampai 2019.
Hasil: Hasil distribusi frekuensi d berdasarkan usia terbanyak 6-11 tahun 52 orang (51,5%), jenis kelamin terbanyak laki laki 58 orang (57,4%). Berdasarkan kejadian DHF di Puskesmas selama 2017-2019 sebanyak 90 kasus DHF (89,1%), untuk nilai labolatorium Hematokrit pria tidak normal sebanyak 58 Orang (57,4%). Untuk nilai Tanda Tanda Vital untuk nadi normal sebanyak 57 Orang (53,5%), untuk Tekanan Darah Sistolik Tidak Normal Sebanyak 72 Orang (71,3%), untuk tekanan darah diastolik tidak normal sebanyak 85 Orang (84,2%), untuk suhu tidak normal sebanyak 98 Orang (97,0%). untuk pernapasan tidak normal sebanyak 74 Orang (73,3%). Hasil Uji Bivariat Rank Spearman Hasil Labolatorium Hematokrit dengan kejadian DHF didapatkan nilai signifikansi 0.002 dan correlation 0,298 yang artinya terdapat hubungan antara perubahan nilai Hematokrit dengan kejadian DHF, untuk Perubahan nilai tanda tanda vital untuk nadi didapatkan nilai 0.008dan korelasi 0,262, Tekanan darah sistolik 0,001 korelasi 0,340, Tekanan darah diastolik 0,000 korelasi 0,371, Suhu 0,000 korelasi 0,500, dan Pernapasan 0,034 korelasi 0,211 yang artinya terdapat hubungan antara perubahan nilai Tanda Tanda Vital dengan kejadain DHF di Puskesmas Mangkurawang Tenggarong.