Show simple item record

dc.contributor.authorFebriani, Tria
dc.contributor.authorFR, Alfi Ari
dc.date.accessioned2019-02-08T00:05:31Z
dc.date.available2019-02-08T00:05:31Z
dc.date.issued2019-01-15
dc.identifier.citationAbdurrochman, (2008). Murottal Al-Quran: Alternatif terapi suara baru.Seminar Nasional Sains dan teknologi. Lampung: UniversitasNeger Lampung. A concise description of traditional Thai massage (Nuad Thai / Nuad Boran)". Thai Healing Alliance International. Retrieved 5 Januari 2019. Alwi I., (2006). Infark Miokard Akut dengan Elevasi ST, dalam: Buku Ajar Ilmu Pengetahuan Penyakit Dalam Jilid II. Sudoyo A. W, Setryohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. Edisi V. Jakarta: Interna Publishing pp. 1741-1754. Baehr, M. (2010). Diagnosis Topik Neurologi DUUS. Jakarta: EGC American Heart Association. (2012). About Heart Failure. http://heart.org., diperoleh 18 Desember 2018. Andarmoyo, S. (2013). Konsep dan proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta : Ar – Ruzz Andra. (2006). Sindrom Koroner Akut.Pendekatan Invasif Dini atau Konservatif. http://www.majalahfarmacia.com/rubrik/one_news.asp?IDNews=197. Diakses di Samarinda, tanggal 18 Desember 2018 : Jam 19.01 WITA Asadizaker, et, al. (2011). The Effect of Foot and Hand Massage on Postoperative Cardiac Surgery Pain. International Journal of Nursing and Midwifery. Diakses tangal 22 Desember 2018 : ECG Black, M.J. dan Hawk, H.J. (2009). Medical Surgical Nursing Clinical Management for Positive Outcome. Philadelphia: Elsevier Saunders Boonruab. (2016) Effectiveness of the court-type traditional Thai massage versus topical diclofenac in treating patients with myofascial pain syndrome in the upper trapezius Brunner & Suddart. (2006). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta:EGC Brunner & Suddart. (2010). Keperawatan Medikal Bedah (edisi 8). Jakarta Coven, D.L. (2009). Acute Coronary Syndrome. Medscape Reference. http://www.emedecine.medscape.com. Diakses tanggal 2 Januari 2019 Departemen Kesehatan RI (2009). Profil Kesehatan Indonesia 2008. Jakarta : Depkes RI. Diperoleh tanggal 23 Desember 2018 EGC Bulechek, G.M., Butcher, H.K., Dochterman, J.M., dan Wagner, C.M. (Eds.). (2013). Nursing Interventions Classification (NIC) (Ed.6). Missouri: Mosby Elsevier Chinmaneevong, Chadamas (2016-05-25). "Spas cry foul over sale of sex services". Bangkok Post. Retrieved 25 May 2016. Coven, D. L. & dkk. (2013). Acute Coronary Syndrome medication URL: http:/emedicine.medscape.com/. diperoleh 20 Desember 2018 Damayanti, A.P. (2013). Analisis Praktik Klinik Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan pada Pasien Gagal Jantung Kongestif atau Congestve Heart (CHF) di Ruang Rawat Penyakit Dalam, Lantai 7 Zona A, Gedung A, RSUPN DR Cipto Mangunkusumo Tahun 2013. Karya Ilmiah Akhir Ners. Tidak dipublikasikan. Depok. Universitas Indonesia, Indonesia Doni F., (2010). Intervensi Koroner Perkutan Primer. Jurnal Kardiologi Indonesia. 31:112-117 Fergusson, D. (2008).Clinical Assessment And Monitoring In Children.Hongkong: Blackwell Publishing. Firdaus I. (2012). Strategi Farmako-invasif pada STEMI Akut. J Kardiol Indones; 33: 266-71. Ghofar, A., & Ningsih, L. (2012). The influence of playing therapy and music therapy (listening al-quran: Juz amma) to anxiety respond attoddler. Prosiding Seminas Competitive Advantage Unipdu Vol 2 no 1. Guyton AC., Hall JE. (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC Guyton A. C., Hall JE. (2007). Buku Ajar Fisiologis Kedokteran. Jakarta: Hamme, et al. (2011). Guideline for management of acute coronary syndrome in patients presenting without persistent ST-segmene elevasi. The European Society of Crdiology: Eur Heart Journal. 32, 3004-3022 Hariyanto, Awan. (2011). Efektivitas Foot Hand Massage Terhadap Respon Fisiologis Intensitas Nyeri Pada Pasien Infark Miokard Akut : Studi di Ruang ICCU RSUD DR. Iskak Tulungagung. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK), Vol II. Harun, S. (2009). Infark Miokard Akut dengan Elevasi ST, dalam: Buku Ajar Ilmu Pengetahuan Penyakit Dalam Jilid II. Sudoyo A. W, Setryohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. Edisi V. Jakarta: Interna Publishing pp. 1757-1764. Hediyani, Novie. 2012. Penyakit Jantung Koroner. www.dokterku-online. Jakarta. Diambil pada tanggal 2 Januari 2019 jam 11.00 WIB. Heid, Markham (2018-01-03). "You Asked: Do Massages Have Real Health Benefits?". Time. Retrieved 1 Januari 2019. Herdman, T.H. dan Kamitsuru, S. (Eds.). (2014). NANDA International Nursing Diagnoses: Definition & Classification, 2015-2017. Oxford: Wiley Blackwell Homenta R.S, Kalim H, Karo-karo S, Soerianata S, Harimurti G.M, Rahayoe A.U., 2009. Mieloperoksidase pada penderita infark miokard akut. Majalah Kedokteran Indonesia. 69. Https://yovebi.com/mengenal-thai-massage-seni-pijat-ala-thailand/ Http://eprints.uny.ac.id/22596/1/SKRIPSI_SONI%20HERMAWAN_11603141028.pdf Ignatavicius, D. D., & Workman, m. L. (2010). Medical – surgical nursing: Patient – centered collaborative care. Sixth Edition, 1 & 2 . Missouri: Saunders Elsevier Jevon. P. & Ewens. B. (2009). pemantauan pasien kritis, Edisi 2. Jakarta: EGC Jitcharoenkul, Prangthong (13 October 2017). "Risky' neck massages spur ban". Bangkok Post. Retrieved 3 Januari 2019. Jones. K. (2006). Buku ajar konsep kebidanan. Jakarta: EGC Kasroh. (2011). Buku Ajar Anatomi Fisiologi Kardiovaskuler. Yogyakarta: Nuha Medika Kozier. (2004). Fundamental Of Nursing. Edisi 7. Vol 2. Jakarta: EGC Kozier, et al. (2009). Buku Ajar Keperawatan Klinis. Jakarta: EGC Kumar, V.(2007). Buku Ajar Patologi. Jakarta : EGC Kumar A, Cannon C. P. (2009). Acute coronary syndrom: diagnosis and management part 1. J. Mayo Clin Proc. Lesmana R., Goenawan H., & Abdulah R. (2017). Fisiologi dasar untuk mahasiswa farmasi, keperawatan dan kebidanan. Yogyakarta: CV. Budi utama. Lilly, Leonard S. (2011). Pathofisiology of Heart Disease. USA: Lippincott Williams Wilkins. Majid, A. (2008). Penyakit Jantung Koroner : Patofisiologi, pencegahan dan pengobatan terkini. E-Journal USU repository Universitas Sumatra. Mansjoer, A.,dkk. (2009). Kapita Selekta Kedokteran. FKUI: Media Aesculapius Moorhead, S., Johnson, M., Maas, M.L., dan Swanson, E. (Eds.). (2013). Nursing Outcomes Classification (NOC): Measurement of Health Outcomes. Missouri: Mosby Elsevier Marik, P. E., & Baram, M. (2007). Noninvasivehemodynamic monitoring in theIntensive Care Unit. Critical Care Clinics Muttaqin, A. (2009). Pengantar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika Nawawi, etal. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, Vol. 12, No 3, 2006 : 123-126 Muttaqin, Arif. (2009). Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler dan Hematologi. Jakarta : Salemba Medika. ECG Myrtha, Risalina. (2012). Paofisiologi Sindrom Koroner Akut. Jakarta : EGC Nanda NIC NOC International (2015). Diagnosa Keperawatan. Definisi dan Klasifikasi 2015-2017 Nurarif & Kusuma. (2013). Aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis dan NANDA NIC NOC. Yogyakarta. Origin and evolution of traditional Thai massage. Thai Healing Alliance International. Retrieved 13 Juni 2015. Overbaugh, K.J. (2009) Acute Coronary Syndrome. AJN. Vol. 109, No 5 Pamungkas, R. (2010). Dahsyatnya Jari Refleksi Metode Pijat Refleksi dengan Jari. Jakarta : Pinang Merah Pearce, Evelyn C. (2006) Anatomi dan Fisiologis Untuk Para Medis, Cetakan kedua puluh Sembilan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, p. 141-144 Pearce. (2011). Anatomi dan fisiologi untuk para medis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. PERKI. (2015). Pedoman tata laksana sindrom koroner akut edisi ke tiga. PERKI. (2018). Pedoman tata laksana sindrom koroner akut edisi ke empat. Perry & Potter. (2006).Buku Ajar FundamentalKeperawatan:Konsep,Proses, DanPraktik,edisi 4, Volume.2.Jakarta:EGC. Potter, P.A. dan Perry, A.G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (Ed.5). Komalasari (penerjemah). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Potter & Perry. (2009). Buku Ajar Funamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. Jakarta : EGC Prasetyo, S. N. (2010). Konsep & Proses Nyeri. Yogyakarta : Graha Ilmu Price. S. A. & Wilson. L. M. (2006). Patofisiologi: konsep klinis proses-proses penyakit, Edisi 6, Volume 1. Jakarta: EGC Riset Kesehatan Dasar. (2013). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia. Robbins SL, Cotran RS, Kumar V. (2007). Buku Ajar Patologi Robbins. Jakarta: EGC. Riset Keperawatan Dasar. (2013). Kementerian Republik Indonesia. www.depkes.go.id. Diakses tanggal 2 Januari 2019 https://en.wikipedia.org/wiki/Thai_massage - cite_ref-6Salguero, Pierce (2007). Traditional Thai Medicine: Buddhism, Animism, Ayurveda. Forres, Scotland: Hohm Press. Santoso, M., Setiawan, T. (2005). Penyakit Jantung Koroner. Jakarta : Cermin Dunia Kedokteran Sheps, S.G (2005). Mayo clinic Hipertensi, mengatasi tekanan darah tingii. Jakarta : PT Intisari Mediatama. Sherwood, L. (2001). Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta : EGC Smeltzer, S.C. dan Bare, B.G. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal- Bedah. (Ed.8). Kuncara (penerjemah). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Soeharto. I. (2001). Pencegahan dan Penyembuhan Penyakit Jantung Koroner. Jakarta : Gramedia Pustaka Stillwell. (2011). Pedoman Keperawatan Kritis. Jakarta :EGC Sulistyowatidan, Sudoyo, Aru W Dkk. (2011).Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam . Jilid 1. Edisi 3. Jakarta: Balai Pustaka FKUI. Tamsuri. (2007). Konsep Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC Thai Massage: Sacred Bodywork. Penguin. 2004. p. 30. Retrieved Desember 24, 2018. Timurawan. (2017). Anatomi tubuh: willis. Traditional Thai massage – A healing art with strong influences from Indian Ayurvedic medicine". Thai Healing Alliance International. Retrieved 28 Desember 2018 Traditional Thai Medical Professions Act, BE 2556 (2013). Trisnowiyanto. B. (2012). Keterampilan Dasar Massage. Yogyakarta : Nuha Medika Ulfah, A., Tulandi, A. (2001). Buku Ajar Keperawatan Kardiovaskuler Pusat Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah Nasional “Harapan Kita”. Jakarta : Bidang Pendidikan & Pelatihan Pusat Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah Nasional “Harapan Kita Wamontree. (2016) The Effects Of Traditional Thal Self-Massage Using Wilai Massage Sticktm In Patients On Upper Trapezius With Myofascial Trigger Points: A Randomized Control Trial Wasid, M. (2007). Medikal Bedah untuk Mahasiswa. Yogyakarta: Diva Press. Weiche Ralph., (2009). Teks-Atlas Kedokteran Kedaruratan Jilid I. Jakarta:penerbit Erlangga pp. 182-183. Welcome. Wat Pho Thai Traditional Massage School. Retrieved 30 Desember 2018. Williams & Wilkins. (2011). Nursing memahami berbagai macam penyakit. Jakarta barat: PT. Indeks. World Health Organization. (2011). Global Status Report : on noncommunicable disease. Diakses tanggal 3 Januari 2019 Yuniarlina et al. (2007). Prosedur Keterampilan Klinik Keperawatan Dasar. STIKes Sint Carolus, Jakartaid_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/901
dc.description.abstractLatar belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penyakit jantung yang disebabkan arterioskelrosis atau atherosclerosis. Keluhan pasien dengan iskemia miokard dapat berupa nyeri dada yang tipikal (angina tipikal) atau atipikal (angina ekuivalen). Penanganan nyeri harus dilakukan secepat mungkin untuk mencegah aktivitas saraf simpatis yang dapat menyebabkan takikardi, vasokontriksi dan peningkatan tekanan darah yang pada tahap selanjutnya dapat memperberat beban jantung. Manajemen nyeri dapat dilakukan dengan farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu manajemen nyeri non-farmakologi adalah massage (pijat). Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini bertujuan untuk menganalisis intervensi inovasi thai massage kombinasi murottal Al-quran surah Ar-Rahman dalam menurunkan skala nyeri dada pada klien dengan Acute Coronary Syndrome (ACS). Hasil analisis menunjukkan ada terjadi penurunan skala nyeri dari nyeri berat skala 9 menjadi nyeri sedang skala 6, dari nyeri sedang skala 6 turun kesekala 4, dan dari nyeri ringan skala 3 turun menjadi skala nyeri 2. Berdasarkan data yang telah didapat bahwa ada pengaruh thai massage dengan kombinasi murottal Al-Quran surah Ar-Rahman terhadap penurunan skala nyeri setelah diberikan intervensi. Intervensi utama KIAN: Inovasi Thai Massage untuk mengurangi skala nyeri dada pada pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) di ruang ICCU RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Hasil utama KIAN: Dari hasil penerapan pengaruh Thai massage dengan kombinasi murottal Al-Quran surah Ar-Rahman untuk mengurangi skala nyeri dada pada skala berat,sedang hingga ringan dengan menggunakan Skala penilaian numerik (Numerical rating scales, NRS) lebih digunakan sebagai pengganti alat pendeskripsi kata pada masing-masing pasien untuk menilai skala nyeri.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectAcute Coronary Syndrome (ACS)id_ID
dc.subjectThai Massageid_ID
dc.subjectMurottal Al-Quranid_ID
dc.subjectSurah Ar-Rahmanid_ID
dc.subjectNyeri dadaid_ID
dc.titleAnalisis Praktik Klinik Keperawatan pada Pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) dengan Intervensi Inovasi Thai Massage Kombinasi Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap Penurunan Skala Nyeri Dada di Ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda 2019id_ID
dc.title.alternativeAnalysis of Nursing Clinical Practices in Acute Coronary Syndrome (ACS) Patients with Intervention Innovation of Thai Massage Combination with Murottal Therapy Al-Qur'an Surah Ar-Rahman Against Decreasing the Scale of Chest Pain in the Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) RSUD Abdulwahab Sjahranie Samarinda 2019id_ID
dc.typeSkripsiid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record