Show simple item record

dc.contributor.authorSuhanda, Istasari
dc.contributor.authorHidayat, Faried Rahman
dc.date.accessioned2019-02-24T07:33:44Z
dc.date.available2019-02-24T07:33:44Z
dc.date.issued2015-08
dc.identifier.citationAbargouel, A. S, et al. (2013). Underweinght, Overweight and Obesity Among Zaboli Adolescents. A Comparison Between International and Iranianti National Criteria. International Journal Of Preventive Medicine. http://upm.mui.ac.ir/index.php/upm/article/view/.../105. Diakses 20 September 2015. Mutaqqin, Arief.2009. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Reproduksi. Jakarta : Salemba Medika. Anu Savice J. Kenneth. (2004). Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi ed. 10, Jakarta: EGC Aru W. Sudoyo, Bambang Setyohadi, Idrus Alwi, Marcellus Simadibrata, Siti Setiati. (2009). Infla Matory Bowel disease Alur Diagnosis dan Pengobatannya di Indonesia, Dalam : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, jilid 1. Ed IV, Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Black & Hawks. (2009). Medical Surgical Nursing Clinical Management for Positive Outcomes. Elsever Saunders Brunner & Suddart. (2005). Keperawatan Medikal Bedah (edisi 8), Jakarta: EGC Damayanti, Yumita. L. (2010). Evaluasi Penerimaan Pajak Restoran di Kabupaten Penajam Paser Utara, Tesis, Ekonomi: Universitas Indonesia, Indonesi Dwi, Asih. (2013). Analisis Praktik Klinik Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus kaki Diabetik di Ruang rawat IPD Lantai 7 Zona A RS Cipto Mengunkusumo Tahun 2013, KIA-N, dipublikasikan, Depok, Universitas Indonesia, Indonesia Irawan, Indra. (2010). “Pesawat Kerja”. http://iwany.staff.uns.ac.id/Files/2009/09/bab-1-ayunan-edited.pdf. diunduh tanggal 20 september 2015 Mangunkusumo, Endang & Soetjipto. (2001). Sinusitis. In: Soepadi EA, Iskandar. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan Kepala Leher, 5 th ed, Jakarta: Gaya Baru Mubarak, Wahit Iqbal, dkk.(2007). Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar dalam Pendidikan, Yogyakarta: Graha Ilmu Nurachmah, E, Sudarsono, R. S. (2000). Buku Saku Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta: EGC Nurrahmani, U. (2012). Stop!Mola hidatidosa, Yogyakarta: Andi Yogyakarta PERKENI. (2011). Konsensus Mola hidatidosa 2 di Indonesia 2011, Semarang: PB PERKENI. Peter, Staikel. (2008). Upaya Pencapaian MDG’s di Indonesia, Jakarta: Badan Pusat Statistik. Price S. A & Wilson, Lorraine M. C. (2006). Patofisiologi Clinical Concets of Desiase Process, edisi 6, vol 2, alih bahasa Brahmu, Jakarta: EGC Rab, Tabrani. (2007). Agenda Gawat Darurat jilid 1, Bandung: P. T. Alumni Bandung Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). (2007). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta: Departemen Kesehatan, Republik Indonesia Soemarno, Slamet & Dwi (2005). Pengaruh Terapi Inhalasi Fisioterapi (Postural Drainage, Taping Cllaping) dalam Meningkatkan Volume Pengeluaran Sputum, dipublikasikan, Jakarta: Universitas Indonesia, Indonesia Somantri, Irawan. (2008). Keperawatan Medikal Bedah: Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Reproduksi, Jakarta: Salemba Medika Susilo, Y. (2011). Cara Jitu Mengatasi Mola Hidatidosa, Yogyakarta: Andi Yogyakarta Tandra, H. (2007). Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui tentang Diabetes: Panduan Lengkap Mengenai dan Mengatasi Mola hidatidosa dengan Cepat dan Mudah, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Timby, B. K. (2009). Fundamental Nursing Skills and Concepts, Philadelphia: Lippincot william & Wilkins Wartonah, Tarwoto. (2006). Kebutuhan dasar Manusia dan Proses Keperawatan edisi 3, Jakarta: Salemba Medikaid_ID
dc.identifier.urihttps://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/959
dc.description.abstractMola hidatidosa adalah perubahan abnormal dari villi korionik menjadi sejumlah kista yang menyerupai anggur yang dipenuhi dengan cairan. Embrio mati dan mola tumbuh dengan cepat, membesarnya uterus dan menghasilkan sejumlah besar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) (Nurramani, U.2012). Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menganalisis intervensi asuhan keperawatan pada pasien kasus kelolaan dengan Post Supervaginal Hysterectomy dan eksplorasi vaskuler atas indikasi Mola hidatidosa berhubungan dengan keseimbangan elektrolit di ruang ICU RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Hasil dari intervensi menunjukan bahwa ada perbedaan antara pemberian cairan Ringer Laktat dan KA-en 3b Dimana, parameter pengukuran keseimbangan elektrolit ialah dengan cara memonitor balance cairan yaitu meliputi hasil laboratorium dan menghitung input dan output serta balance cairan pada pasien post perdarahan Supervaginal Hysterectomy.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timurid_ID
dc.subjectMola hidatidosaid_ID
dc.subjectPerdarahanid_ID
dc.subjectPost Supervaginal Hysterectomyid_ID
dc.subjectKeseimbangan Elektrolitid_ID
dc.titleAnalisis Praktik Klinik Keperawatan pada Pasien atas Indikasi Mola Hidatidosa atas Tindakan dengan Post SVH (Post Supervaginal Hysterectomy) dan Eksplorasi Vaskuler Berhubungan dengan Keseimbangan Elektrolit di Ruang Intansive Care Unit RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2015id_ID
dc.title.alternativeAnalysis Of Nursing Clinical Practice In The Patients With Indications Hydatidiform Moles On Action And Exploration Vascular SVH (Supervaginal Hysterectomy) And Exploration Of Vascular Associated With Electrolyte Balance In Hospital Intensive Care Unit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2015id_ID
dc.typeOtherid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record