| dc.identifier.citation |
Buku dengan penulis: Anang Priyanto, 2012, Kriminologi, Yogyakarta, Penerbit Ombak Edi Setiadi dan Dian Andrisari. 2013. Perkembangan Hukum Pidana Di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu. Gultom, iM. i(2014). iPerlindungan iHukum iTerhadap iAnak iDan iPerempuan. iBandung: iRefika Lilik iMulyadi, i2007, iKompilasi iHukum iPidana ipada iPerspektif iTeoristis idan iPraktek pradilan, iMandar iMaju Rusli iMuhammad, i2007, iHukum iAcara iPidana ikontemporer, iCitra iAditya, iJakarta Moeljat Nomor i2000. iAsas iAsas iHukum iPidana. iJakarta: iPT iRineka iCipta Soesilo, iKitab iUndang iundang iHukum iPidana i( iKUHP) iserta ikomentar ikomentarnya ilengkap idemi ipasal i( iBogor: iPoliteia, i1991) Artikel Jurnal: Aditya iWisnu iMulyadi idan iIda iBagus iRai iDjaja, iPenerapan iSanksi iyang iBerkeadilan iTerhadap Anak iBerdasarkan iUndang iundang iNomor i11 iTahun i2012 itentang iSistem iPeradilan iPidana iAnak, iKertha iWicara, iVol. iII iNomor i1 i(Februari i2013) A Hopeful Approach — Understanding the implications for the HOPE program National Institute of Justice (ojp.gov) Armeraliesty Kusuma Manggarensi, Rehnalemken Ginting” TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG DILAKUKAN ANAK SEBAGAI KURIR NARKOTIKA (Studi Putusan Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2019/PN.Skt) Criminali reactions to drug-using offenders: A systematic review of the effect of treatment and/or punishment on reduction of drug use and/or criminal recidivism “ Vera Tomaz,Diana Moreira, Olga Souza Cruz Dina iPutri iHanifah, idkk, iAnalisis iYuridis iPutusan iPemidanaan iTerhadap iAnak iSebagaai iPelaku iTurut iSerta iMelakukan iTindak iPidana iManusia, iJurnal iLentera iHukum, iApril, i2014 Examining Sanction Type and Drug Offender Recidivism: A Register-Based Study in Finland “ Bryan Lee Miller, Noora Ellonen, John H. Boman IV, Shelagh Dorn, Karoliina Suonpää, Olli-Pekka Aaltonen & Atte Oksanen “ I iWayan iGovinda iTantra*, iI iMade iMinggu iWidyantara idan iLuh iPutu iSuryani i“Pertanggungjawaban iPidana iAnak iSebagaai iKurir ipada iTindak iPidana iNarkotika i, iFakultas iHukum, iUniversitas iWarmadewa, iDenpasar iBali, iIndonesia Jainah, Zainab Ompu. ‘‘Analisis Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kurir Narkotika (Studi Putusan Perkara Nomor: 414/PID-Sus/2014/ PN. Kla)’’. Keadilan Progresif 7, no. 1 (2016) Khairul iIhsan i“Faktor iPenyebab iAnak iMelakukan iTindakan iKriminal i(Studi iKasus iLembaga iPemasyarakatan iPekanbaru iKelas iII iB) i“ iJurnal iSosiologi iFISIP iUniversitas iRiau, iVol. i3 iNomor i2 i(2016) Mahyadi, A. (2019). perlindungan hukum anak sebagai pelaku terorisme . jurnal hukum magnum opus, 48-49 Made iAnindiya iKartika iDewi i“Penjatuhan iPidana iPenjara iOleh iHakim iTerhadap iTerdakwa iAnak iPenyalahgunaan iNarkotika i(Studi iPN iDenpasar)”, iFakultas iHukum iUniversitas iUdayana Muhammad iSyahrul iDkk i“Pertimbangan iHakim iPada iPutusan iPengadilan iNegeri iTebo iTerhadap iAnak iSebagaai iPelaku iTindak iPidana iNarkotika”, iINNOVATIVE: iJournal iOf iSocial iScience iResearch”, iVol. i3 iNomor i3 i(2023). Marpaung, iD. iS. iH. i(2019). iBahaya iNarkoba iserta iPerlindungan iHukum iterhadap iAnak isebagaai iPelaku iPenyalahguna iNarkoba idi iKabupaten iPurwakarta. iJurnal iHukum iPOSITUM Marsaulina Nainggolan, d. (2010). Peranan Hakim Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Penyalahgunaan Narkotika (Studi Pengadilan Negeri Lubuk Pakam). jurnal mercatoria. doi:10.31289/mercatoria.v3i2.600 Pandangan iini ididasarkan ipada ipandangan iHerman iKantorowichs ibahwasannya i“definising ilaw iin iterm iof iwhat ithe icourts ido iis ilike isaying ithe imedicine iis iwhat ithe idoctor iprescribes”. iHiariej, iE.O.S. i(2013). iMenyoal iPutusan iPengadilan iTindak iPidana iKorupsi. iMasalah iMasalah iHukum, i42(1): i55 i62 iDOI: i10.14710/mmh.42.1.2013.55 i62Panjaitan, iG. iM., i& iSahari, iA. i(2022). iAnalisis iYuridis iTerhadap iSanksi iHukum iPada iAnak iDibawah iUmur iYang iDimanfaatkan iOleh iBandar iNarkotika iSebagaai iKurir iNarkotika. iJurnal iDoktrin iReview Pratasik, S. O. (2015). Pemidanaan dan Perlindungan Hukum Terhadap Anak yang Jadi Kurir Narkotika Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Lex et Societatis Disertasi Fahliansyah, M. (2020). Tinjauan Yuridis Penyalahgunaan Narkotika Oleh Anak Di Bawah Umur (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB) Worl Wide Web: Aditama,Retrievedifromihttps://ionesearch.id/Record/iIOS7357. INLIS000000000002265) Peraturan Perundang-Undangan Undang-Undang iNo i11 iTahun i2012 Tentang ndang-Undang tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Undang iUndang iNomor i3 iTahun 1997 Tentang Pengadilan Anak Putusan iNomor i24/Pid.Sus iAnak/2020/PN.Smr” Wawancara Wawancara Bersama Bapak Purwanto selaku Kanit Sidik Satres Narkoba Polreta Samarinda pada tanggal 26 Juli 2024 |
id_ID |
| dc.description.abstract |
Abstrak
Narkotika menjadi masalah yang selalu menghantui semua kalangan dari dewasa hingga
anak-anak. Keberadaan anak yang diistimewakan perlakuannya didalam hukum seringkali
dimanfaatkan para pelaku tindak pidana narkotika terutama sebagai kurir atau pengedar
(pelaku tindak pidana pengedaran narkotika). Penerapan pemidanaan terhadap anak sering
menimbulkan perdebatan, karena pada hal ini mempunyai konsekuensi yang luas pun
menyangkut perilaku maupun stigma pada masyarakat dan pun pada diri anak itu, Disatu
sisi banyak pihak yang menganggap menjatuhkan pidana bagi anak yakni tak bijak, tapi ada
sebagian yang berasumsi pidana pada anak perlu guna dilakukan agar sikap negatif anak tak
berlanjut disaat dewasa nanti, pada artian agar memberikan efek jera pada anak. Tujuan
penelitian ini merupakan menjelaskan tentang pertanggungjawaban hukum anak sebagai
pelaku tindak pidana pengedar narkotika pada sistem peradilan anak di Indonesia, guna
mengetahui faktor-faktor penyebab anak melakukan tindak pidana pengedar narkotika,
serta agar mengetahui serta menganalisis bagaimana pertimbangan hakim di menjatuhkan
putusan terhadap anak menjadi pelaku tindak pidana pengedar narkotika di masalah
Putusan nomor 24/Pid.Sus Anak/2022/PN Smr. Metode yg diterapkan pada penelitian ini
yakni metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Majelis
hakim pada menjatuhkan putusan nomor 24/Pid.Sus Anak/2022/PN telah tepat dengan
menerapkan pasal 114 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
namun, diperlukan sanksi tertentu yang diberikan pada pelaku anak untuk memberi efek
jera agar tidak mengulang perbuatan yang sama dikemudian hari. Pemberian sanksi tetap
memperhatikan hak-hak dan kepentingan terbaik untuk anak.
Kata Kunci: Anak; Pertanggungjawaban; Pengedar Narkotika. |
id_ID |